Smart Gathering XII
“Create My Better Future”
Organized by Pru Smart
synergy
Hotel Seruni, Cisarua
April 1-3 2011
Notes by Mhd. Taufik
PRU DESIRE, Bintaro
Daftar Isi
No.
|
Judul
|
Pembicara
|
Halaman
|
1
|
Membangun
Kerajaan Bisnis Yang Lebih besar
|
Heryanto
|
3-8
|
2
|
Leadership
dan Teamwork
|
Lily
Halim
|
9-16
|
3
|
Ringkasan
Hari pertama
|
Eddy
Sartono
|
17
|
4
|
Siapakah
diri Anda?
|
Suroyo
|
18-22
|
5
|
The
Highest Goal
|
Milliana,
CFP, M. Eng.
|
23-25
|
6
|
Go to
The Fast Track
|
Eddy
Sartono
|
26-29
|
7
|
Senyum,
Syukur dan Sabar
|
Damai
|
30-37
|
8
|
Apa yang
membedakan orang sukses dengan orang gagal?
|
Wiyanto
|
38-39
|
9
|
How to
get big money from selling?
|
Eddy
Wijaya
|
40-43
|
10
|
Prudential
Up dates
|
Agnes
Sawitri
|
44
|
First speaker
Heryanto SAM
Born Pontianak 1980
Tujuan: Membangung kerajaan
bisnis yang lebih besar
Kalau di depan agent baru, kita bicaranya
soft tapi kalau bersama leader kita harus keras.
Bergabung di Pru tahun 2002.
Datang ke jakrta 1988 tahun kerusuhan. Semua
orang tidak mau ke Jakarta. Kuliah di Binus. Teman-teman tidak ada yang mau kuliah
ke Jakarta. Bersyukur tetap ke Jakarta karena akhirnya bertemu dengan agent
prudential. Setiap kita, awalnya tidak ada yang berencana masuk ke prudential.
Ini perlu menjadi masukan pada saat merekrut karena tidak ada satupun calon
agent anda yang punya rencana jadi agent.
Sejak tahun 1998 setiap pulang
kuliah, pergi mengajar less bahasa Inggiris. Mengalami merasakan kejamnya ibu
kota. Semua perlu uang dan semua harus dibayar. Orang tua selalu pesan bahwa biaya
kuliah itu mahal. Orang tua sudah habiskan uang untuk membiayai kuliah. Orang
tua bilang jangan pernah kerja pakai otot karena tidak pernah akan jadi kaya,
kerjalah pakai otak. Orang tua latar belakagnya supir angkot yang tidak membolehkan
anaknya untuk mengerti pekerjaan sopir. Awalnya berfikir kalau nilai IP tinggi
bisa gampang dapat kerja, ternyata tidak mudah. Ini bisa menjadi motivasi buat
kita bahwa setiap orang yang sedang mencari kerja adalah target yang bagus
untuk menjadi agent. Mendapat kerja
pertama dapat gaji 1,3 juta rupiah. Awalnya berfikir bahwa di perusaaan semua
orang mempunyai sifat yang baik tetapi kenyataannya tidak demikian. Tetap rajin
bekerja walau gaji dan perusahaan tidak bagus.
2001 berfikir bahwa apa yang
dicita-citakan tidak sesui dengan kenyataan. Awalnya berfikir untuk melakukan
hal-hal seperti ini:
·
Menjadi karyawan. Ternyata menjadi karyawan
tidak memuaskan
·
Melanjutkan usaha orang tua
·
Buka bisnis dengan modal orang tua
·
Bantu usaha saudara
·
Pulang kampong
Pilihan mana yang dipilih? Pernah
juga mencoba ikut MLM. Setelah berfikir
panjang, akhirnya tetap ingin menjadi
karyawan tapi dengan harapan dapat gaji tinggi. Kemudian ambil kuliah S2. Semua
orang ingin bekerja lebih keras untuk mendapatkan penghasilan lebih besar.
Biaya hidup semakin tinggi, anak bertambah banyak, pengeluaran semakin tinggi.
Inilah orang-orang yang tepat untuk direkrut jadi agent. Sungguh banyak sekali
orang yang mengalami masalah seperti ini. Jadi merekrut orang jadi agent itu
jauh lebih mudah. Kalau kita bisa menjual
asuransi (closing) pada orang yang awalnya tidak mau beli asuransi. Nah
merekrut orang jadi agent pasti lebih mudah karena semua orang menginginkan
pendapatan yang lebih baik.
Apa pilihan jika anda tidak
menjalankan bisnis Prudential, anda mau jalankan usaha apa? Kita bisa menjadi
peramal masa depan kita sendiri dengan menggunakan contoh kehidupan orang-orang
yang anda kenal. Anda ingin seperti
siapa? Kalau anda masih menjalankan kehidupan seperti sekarang anda akan
menjadi apa? Kalau di acara reuni sering sekali kita mendengar teman-teman
complaint mengenai pekerjaan mereka. Mereka mengeluh karena gaji tidak naik,
boss yang tidak baik, komisi yang dipotong dan lain-lain.
Untuk memotivasi agent anda,
minta mereka untuk membuat refleksi masa
depan mereka, jika mereka tidak menjalankan bisnis Prudential. Kebanyakan agent
tidak menyadari seperti apa masa depan mereka. Apakah mereka akan bisa hidup
dalam cita-cita mereka? Tugas kita adalah meyakinkan mereka untuk segera
bekerja mengejar sukses mereka di bisnis prudential. Lakukan hal ini kepada agent-agent anda.
Kalau mereka punya pilihan lebih baik, katakan “saya akan ikut kamu”. MLM
(masuk lansung mati) is not an option.
Semangat orang MLM jauh lebih hebat dari agent asuransi jiwa tapi
kendaraan MLM bukan yang terbaik. Ilmu
MLM bagus dan boleh ditiru.
Setelah kita meminta para agent
membuat visi mereka selain menjalankan prudential lalu kumpulkan mereka dan
tanya apakah mereka punya pilihan yang lebih baik? Hampir tidak pernah mereka
mendapatkan yang lebih baik. Dengan mereka telah menemukan anda akan
mendapatkan agent yang benar-benar sudah siap untuk bertempur.
Workshop 2
Menurut anda bisns yang bagus
seperti apa?
10 hasil pendapat hadiran:
1. Modal
kecil profit besar
2. Bisnis
yang bisa dijalankan oleh siapa saja dan bertahan lama untuk jangka panjang
3. Uang
yang bekerja untuk saya
4. Bisnis
yang bisa diwariskan
5. Cuannya
gedhe
6. Bisnis
yang ada pesaing
7. Sistimnya
berkelanjutan
8. No
risk
9. Bisa
memberikan kesejahteraan kepada seluruh stake holder
10. Apanpun
yang terjadi uang tetap masuk
Dunia bisnis sangat memerlukan jasa
bank, tidak ada bank tidak ada bisnis. Demikian juga dengan pasar modal. Sejak
pasar modal diperkenalkan hingga sampai kapanpun pasar modal akan diperlukan
terus. Yang ketiga adalah ASURANSI. Setiap pengusaha memerlukan perlindungan
untuk keselamatan hartanya. Jadi asuransi akan tetap ada selama bisnis masih
ada. Kebutuhan asuransi itu sangat kompleks dan akan ada selamanya. Coba
bandingkan negara yang sudah maju bisnisnya. Mereka mengandalkan industry jasa. Beda dengan
Indonesia yang masih mengandalkan produk primer. Bisnis jasa makin lama akan
semakin berkembang. Kita beruntung berada di bisnis asuransi yang berada dalam
sector jasa. Kita ada di jalur yang terbaik. Kita bukan menjual bisnis kita,
tapi kita mengajak orang masuk ke bisnis kita.
Punya teman baru, kenal di
lapangan golf. Seorang tukang bakmi, dia tidak buka warung bak mi. Katanya “saya
tidak jual bakmi tapi jual bahan bakunya bakmi, Sehari saya jual 4 ton”. Sudah
14 tahun di bisnis ini. Dia bikin sendiri bakminya. Kemudian ada teman-temannya
yang minta dibuatkan mie. Makin lama makin banyak yang pesan, akhirnya dia
berhenti menjual langsung dan khusus membuat untuk orang lain. Akhirnya dia
merekruit orang menjadi salesman dan dia mempunyai jaringan yang besar dan
berkembang terus. Dia akhirnya mempunyai jaringan. Dalam bisnis, jaringan itu
sangat penting, kalau anda punya jaringan anda bisa kaya-raya. Contolah Bill
Gates, kaya-raya karena dia mempunyai network. Jadi suka-tidak suka bisnis kita
adalah networking. Kalau anda mempunyai networking anda adalah orang kaya.
Orang yang paling sedikit networkingnya adalah orang miskin.
Hal yang kedua yang perlu anda
miliki adalah SYSTEM. Kalau bisnis anda semua masih tergantung kepada anda
sendiri, anda bukan punya business tapi busy ness. Anda sibuk sekali dan tidak
bisa meninggalkan business anda.
Meskipun jadi tukang bakmi tapi dia punya system dan network.
Mc Donald adalah franchise paling
besar punya lebih dari 40 ribu outlet di seluruh dunia. Tahun 1990 dia mencari
partner di Indonesia. Mereka akhirnya bertemu anak muda waktu itu bernama
Bambang Rachmadi yang punya hasrat tinggi di bidang bisnis makanan dan minuman.
Semua orang ingin mendapatkan franchise Mc Donald. Mc Donald mensyaratkan bahwa
pemegang franchise harus mempunyai keahlian dasar seperti membersihkan toilet,
jadi kasir, melayani orang dan selama tiga bulan. Ada beberapa orang yang ingin
berminat untuk mendapatkan franchise, tapi hanya seorang Bambang Rachmadi yang mau
melakukan itu. Akhirnya Bambanglah yang berhasil karena dia mau melakukan semua
tahap dalam menjalankan bisnis itu. Dia memenangkan franchise di Indonesia.
Anda di Prudential adalah Bambang
Rachmadinya. Andalah pemilik franchisenya tapi anda harus bisa melakukan
hal-hal yang basic dulu. Anda harus bisa menyapu lantai dulu, melayani
pelanggan dulu. Kalau anda dan agent anda mempunyai pengetahuan sama seperti
anda, anda akan punya agency yang sangat
besar. Jangan lihat para AM yang sukses sekarang tapi lihatlah dulu bagaimana
mereka memulai bisnis mereka. Tidak semua orang bisa direkrut, untuk itu jangan asal recruit. Anda akan capek kalau
anda punya sembarangan orang di dalam group anda. Mc Donald akan bangkrut kalau
mereka mempunyai karyawan yang tidak professional.
QA Session.
Q: Bagaimana cara merekrut orang
MLM? A: Menjalankan bisnis insurance mempunyai kesamaan cara kerjanya dengan
MLM dan Property. Semuanya memberikan penghasilan yang besar dan memerlukan
pengorbanan yang kecil. Kalau property, menjual property tidak mudah. Mereka
harus mempunyai pengetahuan mengenai bangunan, tanah, perizinan dan lain-lain.
Sabtu- Minggu mereka sangat sibuk. MLM, kalau kita analisa yang mempunyai sifat
hampir sama dengan prudential. Usaha kecil dan effort kecil. Kelemahan mereka adalah mereka tidak bisa
menjual untuk jangka panjang. Mereka jual sabun mereka tidak bisa kontrak untuk
5 tahun. Income mereka turun-naik. Selama mereka tidak bisa mendapatkan kontrak
jangka panjang, MLM tidak berkembang sepesat asuransi. Di bisnis prudential
sekali kita presentasi kita mendapatkan kontrak pendapatan komisi untuk selama
5 tahun. Itulah salah satu perbedaan yang sangat penting.
Di setiap BOP, selesai BOP
kenalkan setiap agent baru anda kepada leader anda. Kenalkan juga dengan
rekan-rekan leader anda yang latar belakang sama dengan mereka. Income di
Prudential, sekali kerja tiap bulan dapat terus. Untuk recruit perlu diketahui juga needs atau
dream dari calon agent. Apa hot button mereka. Untuk anak muda, yang mereka
inginkan adalah bisa beli motor, blackberry, kirim duit untuk orang tua. Tiap
kelompok usia mempunyai kebutuhan yang berbeda. Anda bisa mengetahui typical
agent anda. Buat sesuatu yang mereka suka bukan apa yang mereka tidak suka.
Buat kontes yang menarik bagi para agent. Leader harus pandai mencari tahu apa
yang bisa memotivasi para agent. Jadi mulailah dari impian. Kita mulai dari
mengajari mereka presentasi tapi mencari tahu apa yang menjadi impiannya. How,
is not important but why is more important. Sekali lagi jangan bicara produk
pada awalnya. Pastikan bahwa anda bisa mendapatkan alasan kenapa mereka mau
ingin menjalankan bisnis ini.
Session 2 Coaching and
Monitoring
Tugas agent adalah:
1.
Presentasi,
2.
Ilustrasi/proposal.
3.
Follow up ata
4.
Servicing
customer
Kalau anda menemukan agent anda
tidak melakukan hal-hal yang seharusnya, lakukan hal sebagai berikut:
1. Motivation
dan training. Jangan terjebak dengan pekerjaan administrasi dan pekerjaan sederhana
lagi. Periksa SFA itu bekerjaan yang bisa didelegasikan.
2. Coaching
agent dan follow up.
3. Presentasi
dan closing. Hukum IPO (input process output) Yang penting berapa banyak
prospek anda hari ini. Jangan tanyakan anda closing berapa banyak minggu ini.
Agenda meeting:
Nyawa di bisnis ini adalah
motivasi. Kita perlu belajar dari orang MLM. Mereka setiap saat harus selalu
termotivasi. Itu yang membuat mereka selalu mau bekerja keras walau mereka setiap akhir bulan harus keluar uang untuk
tutup point. Nah di bisnis kita motivasi itu yang perlu kita tingkatkan. Agent
itu termotivasi dari kita dan itu hanya bisa terjadi di acara M3, DSM atau
pertemuan yang lain. Datang hari Sabtu sama dengan orang pergi beribadah rutin.
Di luar sana kita akan sering bertemu dengan orang yang negative. Kalau mereka
tidak datang pada hari Sabtu maka mereka akan kehilangan semangat, tewas
dihajar oleh orang negative. Kita harus menanyadari bahwa acara DSM/M3 itu
sangat penting.
Selain motivasi, kita perlu
bersinergi. Kita tidak bisa membangun agensi kalau kita tidak bekerjasama
dengan leader lain. Agent-agent harus diperkenalkan dengan leader dan agent
lain agar terjadi kebersamaan. Tidak ada orang yang tidak pernah mengalami down
tapi yang penting mereka harus punya motivasi untuk bangkit kembali.
Impian/Dream
Banyak orang befikir bahwa sukses
itu sebuah akhir atau end. Success is a journey. Banyak orang mengatakan bahwa
anda sekarang sudah senang karena sudah sukses. Sebenarnya kenikmatan yang
terindah adalah pada saat anda closing. Saat yang paling indah di prudential
adalah pada saat kita sedang berjuang mengejar cita-cita anda. Seperti sekarang.
Sebagai leader apa yang mau
dicapai? Kita jarang sekali bertanya tentang goal kita tahun ini. Begitu kita
sudah mencapai Satu goal, carilah cita-cita yang baru. Up grade your dream. Apa
yang paling anda inginkan untuk anda sendiri? Setiap orang harus punya goal
setting tahun ini. Harus terperinci dan punya langka konkritnya apa? Kita sudah mencapai puncak tapi habis itu mau
mengapa lagi? Leader sering kehilangan arah.
VISI dan MISI
Dulu saya berfikir tentang uang.
Bisnis ini semua tentang uang. Ternyata ada yang lebih penting dari itu. Anda
sebagai leader, apa yang bisa dilakukan yang tidak bisa anda capai dengan
bisnis yang lain? Apa yang anda sukai dari bisnis prudential.
1. Penghasilan
besar
2. Menjadi
orang yang bermanfaat bagi orang lain
3. Lingkungan
yang positif
4. Menjalin
hubungan social
5. Personalitas
yang lebih baik
6. Selalu
belajar dan terus bertumbuh
7. Jalan-jalan
ke luar negeri
8. Penghargaan
9. Harga
belanja barang tidak lagi menjadi masalah
10. Menyenangkan
keluarga
What is the purpose of
your life?
Apa tujuan hidup anda? Anda sudah
punya penghasilan 100 juta perbulan? Berapa yang bisa anda habiskan untuk diri
dan keluarga anda? Kalau anda punya banyak uang banyak yang anda bisa lakukan.
Anda bisa membantu banyak orang.
Coba lihat perkembangan
perjalanan karir anda. Mulai dari awal, sudah berapa penghasilan anda, apa yang
bisa anda beli dengan uang anda?
Big Picture dari karir anda.
Dalam bisnis biasa anda mungkin bisa menjadi orang kaya, punya uang banyak tapi
anda tidak bisa menikmati hidup seperti seperti seorang AM di prudential.
Mereka setiap saat pusing dengan urusan pegawai atau membayar cicilan hutang
investasi perusahaan. Mereka juga tidak bisa membantu saudara mereka untuk
bekerja di perusahahaan mereka karena belum tentu bisa diterima. Kalau anda
sukses di bisnis ini anda bebas membantu siapapun dengan uang anda. Anda tidak
disibukkan dengan mengurus karyawan dan membayar hutang-hutang anda.
QA
1. Bagaimana
merekrut orang-orang pemain pasar modal? Ada teman saya yang berhasil. Mereka
bekerja seperti spekulan, mereka setiap hari tegang terus. Bandingkan dengan
orang-orang yang berhasil di bisnis kita.
2. Bagaimana
standard agent yang kita recruit? Harus punya tanda-tanda vital sign bagus.
Tapi sekarang saya cari orang-orang yang berprestasi. Tapi carilah yang sesuai
dengan criteria, masing-masing punya gaya. Jangan ikut-ikutan dengan gaya orang
lain. Tapi juga jangan rekrut yang parah-parah bangat. Kalau merekrut pembantu
saja kita harus pilih-pilih.
3. Apakah
kita perlu ceritakan alasan kita mau menjalankan bisnis ini kepada agent baru?
Sebaiknya tidak karena mereka belum tahu banyak tentang bisnis ini. Yang perlu
kita tanyakan adalah apa yang menjadi impian mereka.
4. Kalau
ada calon prospek yang mengatakan bahwa ada perusahaan asuransi lain yang baik yang
menawarkan jadi agent? Katakan bahwa, kalau anda mau buka franchise anda mau
pilih Mc Donald atau Klenger Burger?
Speaker: Lily Halim – SAM
1 April 2011
Salah satu manfaat menjalankan
bisnis prudential adalah membuat orang semakin muda. Topik yang akan dibawakan
kali adalah baru dan bahkan belum diajarkan di group sendiri.
LEADERSHIP DAN TEAMWORK
DI Prudential jadi leader atau
manager bisa tiba-tiba, begitu dapat produksi langsung jadi manajer. Kalau di
bisnis lain orang baru bisa jadi manager setelah 5 tahun bekerja. Di sini
bahkan ibu rumah tangga yang biasa-biasa saja bisa langsung jadi manager. Kalau
kita menyadari bisnis kita bagusnya seperti itu, kita perlu mempelajari leadership.
Bulan ini semua leader pada
senang karena baru saja terima LTI (long term incentive). Lily Halim baru saja
terima LTI lebih dari 1 milyar! Itu semua karena mereka sudah menjadi leader
cukup lama. Kalau mau jadi leader kita harus berfikir long term. Dengan
pengalaman selama 18 tahun di industry asuransi jiwa Lily sudah melihat banyak orang yang sukses dan
gagal. Mereka yang sukses adalah mereka yang berfikir long term. Orang di luar
melihat bisnis kita adalah bisnis jangka panjang. Kenapa Lily Halim melihat
binis untuk selamanya? Tidak lirik ke kiri dan ke kanan. Lily mencontohkan
salah seorang leader di Prudetial Linda Wijaya yang sekarang anaknya sudah
berusia 20 tahun dia sudah diajari jadi agent. Anaknya tidak dikirim ke luar
negeri untuk kuliah karena dia ingin menjadikan anaknya jadi miliyarder. “Kalau
saya bisa menjadikan orang lain menjadi milyarder, kenapa saya tidak bisa
membuat anak saya jadi milyarder”
Abundance Life, Balance Life

Business ini memungkinkan anda
bekerja selama hidup. Kalaupun sudah punya passive income yang biasa
diandalkan, active income bisa disumbangkan kepada orang lain.
Pada saat kita melakukan Business
Time kita melakukan pekerjaan yang kita suka. Me Time adalah waktu untuk
menyenangkan diri sendiri. Jalan-jalan ke luar negeri, merawat diri, shopping
dan lain-lain.
Charity time adalah untuk
menyalurkan berkah yang berlimpah yang tuhan sudah berikan kepada kita.
Menyumbang kepada orang-orang miskin, mengajar, menemui saudara dan lain-lain.
Kalau anda melihat business ini
sebagai bisnis jangka panjang, maka lakukanlah dengan all out.
Leadership
10 Prinsip Leadership
Bahan ini sebagian besar di ambil
dari buku-buku karangan Jhon C Maxwell. Jhon adalah seorang pandeta yang banyak
mengambil bahan referensi dari Alkitab. Seorang leader harus mau dan berani
belajar dan menerima konsekwensi kalau tidak belajar.
Sukses Sejati
Hal-hal yang dibutuhkan seseorang
untuk mencapai sukses sejati:
1. Harus menentukan definisikan sukses.
Menurut Maxwell definisi sukses adalah:
a.
Mengenal
tujuan dalam hidup kita. Kenapa kita ada di bumi ini? Ada 2 hari yang
penting dalam hidup kita: pertama hari kelahiran kita, kedua hari ketika
mengetahui untuk apa kita dilahirkan.
b.
Bertumbuh
kearah potensi maksimum. Kita diberikan talenta dan apakah talenta kita
itu? Kembangkan kearah potensi maksimum. Happiness is growing, orang yang
bahagia itu mengembangkan diri setiap hari, bulan dan tahun. Kita bisa stretch diri kita. Satu saat kita
bisa pula focus hanya mengembangkan agency dan tidak memikirkan selling. Fokus pada potensi diri anda sendiri. Kadang
kita terpengaruh oleh focus orang lain.
c.
Menabur
benih yang memberkati orang lain. Orang yang berhasil adalah orang yang
bisa mencurahan hidupya untuk orang lain. Sebagai leader anda harus bisa
melayani (serve). Kehidupan leader itu untuk orang lain. Setiap pagi ketika
seorang leader bangun mereka bertanggung jawab untuk membawa orang lain ke
hidup yang lebih tinggi. Orang yang berhasil selalu mendahulukan orang lain.
Orang sukses mempunyai empat
karakter:
1. Orang sukses berhubungan dengan baik dengan
sesamanya. Kalau orang yang susah menjalin hubungan dengan orang lain,
jangan pernah berharap menjadi leader. Stanford University menemukan bahwa
sukses itu ditentukan oleh 87% karena pengenalan pada manusia dan sisanya baru
karena pengenalan produk. Lebih penting mengenal manusia dapri pada mengenal
produk dengan baik. Orang membeli produk asuransi bukan karena nama
perusahaannya tapi karena anda. Leader gets effort. Leader harus berusaha untuk
disenangi orang. Orang yang disukai adalah orang yang punya charisma. Orang
berkarisma adalah orang yang ber attitude baik. Dia selalu memperhatikan orang
lain. Bicarakan apa yang orang lain sukai. Kalau anda bisa lancar berbicara
tentang yang disukai oleh orang lain maka anda harus pandai menyenangkan orang
lain. Menjadi coach agent itu tidaklah mudah. Kita tidak bisa menanyakan
“kenapa anda minggu ini tidak closing”. Kita harus lebih elegan pada saat kita
berbicara dengan agent. How to coach itu suatu keahlian yang baik. Harus
mengetahui apa yang disukai oleh agent. Kalau agent anda tidak datang pada
acara-acara pertemuan, mungkin anda belum bisa berkomunikasi dengan agent.
Business kita is how to get along dengan orang lain. Kalau mengundang orang
makan siang jangan pelit untuk membeli makanan untuk tamunya. Ini kan business
besar, keluar modal sedikit. Kalau anda sudah tahu bahwa business kita seperti
ini, anda mau melakukannya tidak? Ini namanya soft selling. Tidak boleh
mengatakan kata “kenapa” kepada agent kita.
Definisi leadership adalah Influence. Kalau anda tidak bisa meningkatkan
kwalitas leadership anda anda tidak akan pernah punya bisnis besar.
2. Bagaimana melatih dan melengkapi orang
lain. Orang sukses harus tahu cara bagaimana melatih orang lain. Banyak
orang bisa membawa orang ke BOP tapi sangat sedikit yang bisa menjaga para
agennya. Seperti latihan sepakbola, pemain itu dilatih dari usia muda selama
bertahun-tahun, tidak bisa langsung jadi. Anda harus bisa melatih agen dan
ajari dia sampai bisa. Tidak bisa dengan mengandalkan system yang ada di kantor
untuk melatih mereka. Walaupun kita mendapatkan agent bagus tapi kalau tidak dibimbing
sendiri tidak akan berhasil. Maka, kita harus rajin dan sabar melatih mereka.
Kalau perlu harus lakukan joint field work selama 18 kali. Anda bertanya di
group anda, seperti apa yang anda lakukan. Kalau perlu rekam presentasinya dan
kemudian dengarkan sama-sama. Lakukan sampai dia lancar. Kita harus jeli, kalau
orangnya tidak bisa jangan dipaksa. Kalau kelihatannya mereka bagus tapi belum
tentu mau menjalankan bisnis ini. Kalau hanya kita sendiri yang melakukan, kita
hanya memambah uang di kantong kita. Kalau kita menambah orang dalam group,
kita melipat gandakan penghasilkan kita. Hukum signifikan, “angka 1 terlalu
kecil untuk menghasilkan sukses besar” Kadang kita egois, kita tidak mau share
sama orang lain, tapi itu sebenarnya rugi. Justru kalau kita share dengan orang
lain itu akan menghasilkan lebih banyak. Team work itu menjadi besar karena ada
banyak suara. Contoh, kalau seminar ini
dilakukan sendiri pasti tidak bisa sebagus ini. Jangan fikir anda akan jadi
hebat kalau sendiri. Bukan you work I teamwork. Kita perlu menjaga hubungan
baik dengan yang lain, itu namanya teamwork. Kita ada di dunia ini bukan saling
bersaing tapi melengkapi. Not to compete but to complete. Masing-masing
memberikan yang terbaik, super team akan lahir. Leader harus mempunyai visi
yang dibagikan kepada orang lain. Dari visi ME menjadi visi WE. Leader
developing leader. Kerja keras tapi “worth it” suka cita tertinggi, investasikan
dari anda untuk orang lain, developing orang lain. Manusia diciptakan hanya
punya one focus. Kita hanya punya dua mata di depan saja. Mau jualan atau
recruit. Kalau ingin punya banyak waktu harus punya banyak agent. Kita tidak
hanya perlu kerja keras tapi juga karena kerja pintar. Kalau ingin hidup lebih enak, tidak bisa
jualan sendiri tapi dengan melibatkan banyak agent. Teamwork dengan team anda
buat impian jadi kenyataan.
3.
Mempunyai
Good Attitude
Attitude adalah
pancaran hati. Sikap kita berasal dari hati anda yang palling dalam. Sikap hati
adalah pilihan. Orang yang sukses mempunyai attitude yang baik pada kondisi
yang kurang baik. Sehingga pada saat mengalami kondisi yang tidak sesuai dengan
harapan tetap menjaga sikap yang baik dan tidak marah. Sekali lagi orang
sukses, anda harus strict, kalau hari ini tidak dapat hasil, masih ada
kesempatan tahun depan. Kegagalan itu adalah response. Kita tidak bisa control
orang lain. Orang berhasil punya attitude luar biasa tentang kegagalan, kegagalan
itu biasa, sering kali terjadi. Kalau gagal, dia bangkit lagi.
4. Orang sukses berhasil dalam kepemimipinan
mereka. Leader yang sukses belajar memimpin orang lain kerena dia sadar
bisa jatuh bagun oleh kepemimpinan. Hukum “tutup” (the lead) = keberhasilan leader
tergantung oleh kepemimpinan. Tolak ukur batas kepemimpinan anda sebesar
kelompok yang anda pimpin. Ukuran organisasi anda hanya tumbuh sebatas batas
kemepimpian anda. Hanya setinggi leadr dan tidak akan lewat dari batas itu.
Contoh jika nilai anda hanya 5 anda hanya bisa memimpin dengan kemampuan 4.
Kalau mau berubah, anda harus berubah dahulu, mau belajar, disiplin maka akan
bertumbhu jadi lebih tinggi dan mengambangkan diri. Ada ruagnan untuk
bertumbuh. Tingkatkanpemimpian anda, karena bisa gandakan organisasi anda.
Kalau anda mempunyai leadership bagus anda akan bisa mempertahankan agent anda.
Kalau kita mau ingin berkembang terus maka kita harus terus menambah ilmu anda.
Jangan malas investasi. Jangan hanya invest leher ke bawah (perut) tapi juga
untuk leher ke atas (ilmu). Kalau kita tidak meningkatkan ilmu kita orang juga
bosan karena yang kita bicarakan itu-itu saja. Team work, keluarkan semua jurus
anda. Berani invest untuk ilmu. Developing your leadership. Butuh waktu
untukmembaca buku, leader diekmbangkan oleh proses waktu. Leader selalu
belajar, leadership bukan destinasi, leadership itu proses dan harus bertumbuh.
Ada 4 area yang harus bertumbuh. Pertama relationship, equipment, attitude,dan
leadership serta bertekad untuk tumbuh setiap hari. Ada tiga pertanyaan yang
harus dicek setiap hari. Apa yang telah pelajari? Bisakah saya terapkan apa
yang pelajari pada orang lain? Kapan bisa membagiakna pada orang lain?
Pertanyaan inilah yang membuat kita sadar untuk bertumbuh setiap hari. Rahasia sukses
sendiri ditetentukan oleh agenda harian anda. Apa yang anda lakukan “hari ini”.
Fokus pda apa yang anda lakukan hari ini karena oran gyang melakukan yang tepat
setiap hari, itu merupakan gabungan untuk keberhasilan esok hari. Seperti juga
orang yang melakukan hal-hal yang salah pada hari ini merupakan gabungan untuk
kegagalan esok. Apa yang anda kerjakan hari ini, itulah hal yang akan nikmati
lima tahun lagi. Anda mau seperti apa? Yang membanggakan atau yang menyedihkan.
LAKUKAN YANG TERBAIK HARI INI!
10 Prinsip Leadership
1. Kepemimpin adalah kehambaan. Mother
Teresa adalah salah satu contohnya. Dia bisa merekrut orang begitu banyak
karena kehambaannya. Menurut Mother Teresa mengenai team work adalah “saya
melakukan apa yang kamu tidak bisa, anda melakukan apa yang saya tidak bisa.
Bersama kita melakukan semua bisa”. Kalau tidak bisa melayani, jangan jadi
pemimpin. Dengan demikian pemimpin menjadi aman. Tidak pamer dan menunjukkan
kepemimpinannya. Dia harus rendah hati. Leadership is serviceship. Kesalahan
seorang leader berusaha untuk dilayani padahal seharusnya dia melayani. Leader
merendahkan hatinya. Bukan berarti gue leader lho, gua harus dilayani. Pernah
tahu tentang pyramid leader. Semakin
anda di puncak semakin anda tidak punya pilihan. Orang di bawah melihat kita.
Semakin anda berada di bawah anda banyak pilihan. Semakin anda semakin tinggi
semakin banyak yang melihat anda. Banyak leader yang punya motivasi salah. Dia
memanipulasi orang, dia punya motivasi untuk kepentingan dirinya sendiri.
Akibatnya pengikutnya tidak mau karena seharusnya leader harus membantu
teamnya. Apakah anda sudah menambah nilai untuk orang lain? Kalau anda orang di
bawah anda loyal, kuncinya hanya satu jadilah bermanfaat bagi orang di dalam
organisasi anda. Kadang kita berharap orang baru ingin loyal kepada kita tapi
mereka belum memberikan manfaat kepada orang baru itu. Kalau dia sendiri tidak
tahu visi dan misinya. Leadership yang baik adalah melayani sesamanya. How to
get along with others. Kemudian baru dia mengurus dirinya. Ketika seorang
pendaki gunung Everest mencapai puncaknya, dia ditanya apa yang membuat apa
yang paling membahagiakan? Mereka menjawab mereka bahagia ketika mereka
berhasil membawa orang sukses sampai di puncak. Pertanyaanya sekarang, sudah
berapa banyak orang yang sudah berhasil
anda bawa sampai ke pucak. Hukum
koneksi (connecting law) sentulah hati orang terlebih dahulu, sebelum
mengangkat tangan mereka. Leader harus mengangkat orang-orang bersama-sama
menuju ke atas, bukan malah menjatuhkan orang-orang. Orang akan membantu orang
yang paling dekat dengan mereka. Istilah kasarnya “beli” orang. Kalau anda
hidup anda berjalan lancar, belajarlah connection law. Alasan anda perlu
menjadi leader agar anda bisa add value. Kemudian bisa melayani orang lain. Ada
dua jenis orang lain di dunia ini. Pertama ada orang yang bisa memberikan “add”
value pada orang lain. Kedua ada orang yang mengurangi value dari orang lain.
2. Prioritas hidup kita ditentukan oleh tujuan
hidup kita. Tugas seorang leader, recruit, coaching dan support. Tugas
agent, adalah selling. Tugas utamanya presentasi, follow up dan servicing
client. Sering mengadakan meeting yang tidak penting. Leader itu mengatur hidup
sesuai dengan proritas. Orang sukses bisa memprioritaskan hidupnya dengan baik,
orang gagal melakukan segala yang dia suka saja tanpa prioritas. Untuk berhasil
harus membuat jadwal kerja harian. Kalau berlu carilah seorang coach untuk
memantau kegiatan harian anda. Tandai aktifitas yang berhubungi dengan
produksi, kegiatan yang tidak berhubungan dengan produksi. Kemudian hitung berapa
banyak kegiatan yang tidak berhubungan dengan produktifitas. Berapa persen
waktu yang benar-benar digunakan untuk kesuksesan bisnis kita. Anda akan kaget
karena sering ternyata hasilnya banyak kegiatan yang tidak sesuai dengan
produktifitas. Tidak fair kalau anda menyuruh agent anda membuat jadwal
sementara leadernya tidak melakukan. Indikasi dari aktifitas adalah produksi
API. Tujuan Prioritas. The pareto principle, kalau kita melakukan coaching
lakukan dengan 20% agent-agent yang potensinya sangat besar. Gunakan coaching
80% dengan orang-orang yang benar-benar mau untuk sukses. Sisa waku baru
diberikan kepada 80% agent yang biasa-biasa saja. Kalau kita bisa memberikan
perhatian pada 20% pada top client kita ia akan menghasilkan 80% dari income
kita. Klien top 20 kita mereka bisa
memberikan repeat order atau memberikan referensi. Kalau setiap hari kita
melakukan pasti ada hasilnya. Fokus itu jalankan selama satu tahun. Orang yang
efektif memprioritaskan hidupnya dengan benar. Orang yang rata-rata mereka tidak
melakukan. Ada tiga hal penting. Pertama kebutuhan, apakah ada pekerjaan yang
bisa dilakukan. Delegasikan. Tapi kalau hal itu tidak bisa jangan dilakukan.
Ini penting untuk memprioritaskan waktu, tidak bisa didelegasikan, kenapa
penting. Kedua, focus pada hasil. Mana yang bisa menghasilkan lebih besar. Mana
yang bisa memberikan pertumbuhan yang paling besar. Apa yang dilakukan
menghasilkan yang terbaik. Kadang kita focus pada yang lemah, itu salah. Skala
rendah tidak mencari, tapi orang mencari orang yang baik. Mana yang memberikan
hasil besar, disitulah kita memberikan perhatian besar. Harus berani membuang
orang yang tidak memberikan hasil yang lebih banyak. Kita harus focus pada
kekuatannya, jangan tergoda dengan orang lain. Kalau kita jagonya recruit di
kalangan professional tetaplah di situ minimal 80% jangan tergoda dengan
kelompak lain. Ukurlah kekuatan anda. Ada orang yang pintar recruit ibu rumah
tangga. Ketiga. Lihat ada yang mberikan reward. Lakukan pekerjaan yang
memberikan hasil yang paling besar dan membahagiakan.
3. Hidupilah kehidupan anda lebih dahulu baru
orang lain. Kalau anda ingin orang melakukan sesuatu lakukan dulu pada diri
anda bukan kepada orang lain. Kalau kita sendiri tidak mau, jangan menyuruh orang
lain. Anda sendiri tidak suka, anda jangan suruh orang lain melakukan. Orang
melakukan apa yang mereka lihat. Kalau anda mau orang lain rajin anda dulu yang
harus rajin. Agency yang bagus adalah yang para leadernya tetap bekerja.
Tunjukkan jalan kepada orang lain. Pengetahuan datang dari 89% dari mata
(penglihatan) 10% pengetahuan dari audio. 1% dari pengetahuan dari indera lain.
Lead by example. Lebih gampang menyuruh orang lain melakukan daripada melakukan
sendiri. Lakukan dulu yang benar. Lakukan pada diri sendiri kemudian lakukan pada
orang lain. Berikan waktu mengembangkan diri sendiri baru kita bisa
mengembangkan orang lain. Kalau leadernya suka belajar, agentnya juga pasti
suka belajar. Ingat, jangan pernah memberi anda sendiri tidak punya. Contoh
travel agent. Kalau kita beli tiket, mereka merekomendasikan jalur penerbangan
yang baik tapi dia sendiri belum pernah. Lain dengan tour guide, mereka
merekomendasikan tour yang mereka sendiri sudah pernah datang. Bertanya kepada
diri sendiri, anda mau melakukan tidak?
4. Dampak karena hubungan bukan karena posisi.
Keahlian bermanusia (people skill) adalah kekayaan terbesar seorang leader,
bukan produk. Manusia harus pandai menyentuh hati manusia. Pola kepemimpin
besar dia jago berhubungan dengan orang lain. Lokomotif selalu yang mencari gerbongnya.
Leadernya yang datang bukan meminta agentnya yang datang. Leader harus belajar
rendah hati. Kita tidak bisa berdampak pada orang kalau kita tidak mau
merendahkan hati kita. Tidak nyambung. Walaupun kita leader, jangalah menjaga
jarak dengan agent. Mereka tidak bisa membuka hatinya dengan kita. Kita dulu
yang dulu yang menyapa, kita yang mendekatkan diri. Kalau gap kita terlalu
besar, tidak nyambung. Jangan sampai mereka mengadu kepada orang lain.
5. Leader harus terus-menerus mengisi ulang
disi sendiri. Mengisi diri itu menguras energy karena itu bukan karakter
kita. Sebenarnya melatih orang itu menguras tenaga. Kalau sedang joint field
work dengan agent kita tidak boleh mengambil alih presentasi yang kurang benar
yang dilakukan oleh agentnya. Kita harus tahan mulut, itu kan susah. Kalau kita
mengajar sekali itu menjadi pelajaran seumur hidup. Kalau kita joint field
work, kalau prospeknya tidak closing itu bagus karena itu menunjukkan kepada
agent leader pun tidak bisa closing sekali jadi. Semakin berhasil kita semakin
banyak tuntutan. Oleh karena itu kita harus terus mengisi diri kita. Ada 2
prinsip yang harus kita praktekkan dalam mengisi diri. Hindari mengambil
keputusan pada saat kita lapar, marah, capek, kesepian atau lagi down. Teori
Robert Schuller. The peak to the peak. Lakukan pada saat berada di puncak.
Kalau anda sedang di atas anda bisa melihat secara lebih jernih. Puncak artinya
pada kondisi diri anda yang terbaik, fresh, tenang, jernih. Kalau recharge,
cari tempat kesuyian untuk mendekatkan kepada tuhan. Orang yang mendekatkan
diri kepada tuhan mereka mempunyai tingkat stress yang lebih rendah. Cari
tempak khusus untuk berfikir, merenung. Cari tempat untuk membentuk fikiran
kita. Cari tempat untuk menarik atau mengalirkan ide kita yang terbaik. Share
pada orang lain dan kembangkan ide itu. Dari mana kita tahu bahwa team kita
baik? Kalau team yang baik, kalau kita lemparkan ide yang baik, ide itu mereka
kembangkan dengan baik. Sebalikanya team yang buruk, mereka justru
mementalkannya. Tuliskan tiga atau empat nama agent yang membuat ide anda jadi
besar. Apakah mereka membuat saya lebih baik, atau membuat saya lebih buruk.
Banyak agent-agent yang memberi energy atau mereka yang menyedot energy. Cari
tempat untuk mendaratkan ide anda. Cari mereka yang bisa mempengaruhi orang
lain. Orang yang efektif.
6. Leader menuntuk komitmen yang besar.
Leader harus meminta komitmen. Pay now play later. If you play now you would
suffer forever. If you pay now, you would play forever. Semakin tingi leader,
semakin tinggi pengorbanan. Tidak ada pilihan. Keadaan itu selalu berubah,
kadang di atas kadang di bawah. Kalau merasa hari ini kita sukses itu mungkin
awal kegagalan anda nanti.
7. Leader Menunjukkan keamanan dan kekuatan
pada saat mengalami masalah-masalah yang sulit. Pada saat sulit dia bisa
sangat cool. Itulah leader. How to manage logica and emotion. Pada saat ada masalah
logica jangan gunakan emosi. Itu terpancar pada dirinya. How strong and how
save he is as leader. Leader muncul dari berbagai kalangan oleh karena itu
harus mempunyai karakter yang baik. Yang penting menjaga sikap anda dan tenang
pada masa-masa yang sulit.
8. Memimpin dengan level yang lebih tinggi.
Memimpin dahulu sebelum memimpin orang lain. Orang yang memimpin dengan lower
leadership selalu mementingkan dirinya dulu. Ego sekali. Orang yang memimpin
dengan high level, dia mendahulukan orang lain. Contoh kuda punya leadership,
leadernya selalu memberikan kesempatan kepada semua teamnya untuk merumput dulu
sebelum dirinya. Jika ada bahaya dia yang berada di depan sekali dari pada
anggota teamnya. How low you can go? Kalau low level, dia menyuruh orang dulu
baru dirinya. Kalau orang yang berada di higher level dia melakukan pada
dirinya dulu baru pada orang lain. Low level, adalah mereka yang tidak
memberikan kesempatan orang lain melebihi dirinya. High level, dia memberikan
kesempatan kepada orang lain, dia memberikan add value pada orang lain. Banyak
orang hanya tahu leadership bagi dirinya sendiri tapi dia tidak mengajarkan
kepada orang lain. High leader senantiasa membagi ilmunya kepada orang lain.
Kalau anda share kepada orang lain itu sangat bagus. Tidak masalah kalau kita
ada di dua level, karena leadership itu bertumbuh.
9. Leader Memilih dan mengembangkan pemimpin
kunci mereka. Mereka memilih orang-orang yang memberikan peranan kunci bagi
organisasi mereka. Orang-orang inilah yang memaksimalkan, menduplikasi ide
kita. Anak kita saja kadang kita
mempunyai hubungan yang lebih baik dari yang lain karena dia pandai memberikan
perhatian kepada kita. Dalam team kita memang kita harus memilih orang-orang
yang mampu mengembangkan visi kita. Orang yang PICnya tinggi merekalah orang
yang tepat di dalam team kita. Kita harus mampu memilih orang yang mempunyai
inner circle (orang lingkaran dalam kita). Kita bisa sering bertemu, sharing
dengan kita karena mereka dapat memahami ide kita. Kalau kita bisa kembangkan
ide ini maka ini akan bisa memberikan hasil yang sangat tinggi. Orang-orang
terdekat kita bisa mementukan kita berhasil atau gagal. Isteri kita bisa
menentukan keberhasilan kita. Agent kita, karyawan kita. Kita harus memilih,
pilihlah orang-orang yang bisa memberikan dampak yang baik. Nabi saja hanya
membatasi sahabatnya dengan orang-orang tertentu saja. Salah memilih orang bisa
menghancurkan agency anda. Memilih orang yang terdekat dengan kita. Curahkanlah
hidup kita untuk mereka karena mereka bisa gandakan visi anda. Semua perushaan
punya inner circle.
10. Pemimpin besar tahu bahwa tidak ada sukses
tanpa penerus. Kalau tidak ada penerus bisnisnya akan begitu-begitu saja.
Tanpa kehadiran kita bisnis tetap bisa berkembang. Sering terjadi, kalau leadernya mati
bisnisnya juga ikut mati. Bukan seberapa baik kita memimpin, tapi seberapa
banyak kita bisa melatih pemimpin.
Ringkasan Hari pertama
By Bp. Eddy Sartono -SAM
Kalau kita bicara goal setting
biasanya kita bicara mengenai angka yang ingin di achieve. Prakteknya setelah
dijalankan energinya hilang. Kenapa? Why nya kurang kita gali. Kita ulang
kembali goal setting yang baru. Kita harus ciptakan leader-leader yang sukses.
Bisnis kita sebenarnya adalah jualan secara konsisten dan recruit secara
konsisten. Program kita kali ini adalah back to basic. Haryanto dan Lily Halim
juga melakukan back to basic yang benar.
Salah satu disiplin yang harus
kita budayakan adalah kebiasaan mencatat. Kalau agen kita tidak dibiasakan
mencatat maka tidak akan memberikan hasil yang baik. Selling is recruiting,
recruiting is selling oleh Li Bong Song. Di Prudential harus selalu ada 6 orang
agent yang aktif untuk setiap kwalifikasi. Kalau ingin kembali ke basic harus
serius direcruit.
Sharing pak Damai
Satu hal yang harus diperhatikan
adalah, kalau mau recruit agent dalam 3 bulan pertama harus monitoring mereka.
Contoh, kalau wanita lagi hamil dalam waktu 3 bulan pertama. Pada saat isteri
mau hamil suaminya kerja keras. Kita mencari agent susahnya setengah mati.
Kalau wanita hamil dalam 3 bulan pertama harus berhati-hati. Demikian juga
dengan merekruit agent dalam waktu 3 bulan pertama pertama harus dijaga sampai dia
bisa closing minimal Rp. 50 juta. Sekarang merubah system recruiting, kalau
orang mau menyediakan waktu 1 sampai
dengan 1,5 jam baru mau di BOPkan. Saya akan interview mengenai tiga hal. Kalau
anda bisa memilih, mau jadi boss atau karyawan? Apa sih perbedaan boss dan
karyawan? Karyawan ada gaji, boss ada gaji? Anda siap nggak? Kalau tanpa gaji
jadi boss apakah anda masih mau jadi boss? Follow up agent sampai dia
“mendidih”. Setelah BOP ajukan pertanyaan, menurut anda kalau menjalankan
bisnis ini “ganjalan” anda apa?. Kemudian tanyakan “halangan” anda apa?
Kemudian tanyakan lagi, kalau anda tidak menjalankan agent asuransi Prudential
apakah di pekerjaan anda sekarang bisa mengantarkan anda mencapai impian anda?.
Kalau agent yang tidak mau ikut training, saya tidak akan follow up lagi. Tidak
mau kerja artinya tidak mau duit.
Proses recruit:
1. Pra
BOP
2. Cara
Presentasi
3. Minta
data
4. Ketik
Proposal
5. Menjelaskan
proposal
6. Isi
SPAJ
7. Minta
referensi
Proses ini bisa dilakukan dalam
satu hari. Fokusnya adalah agar orang itu bisa langsung jualan.
Setelah itu langsung melakukan
goal setting dengan mereka. Goal setting mereka minimal bisa mencapai star club
dengan API 500 juta. Dalam waktu tiga bulan ini akan dimonitor sampai capai API
masing-masing 50 juta. Setelah itu yakin mereka pasti bisa jalan sendiri dan
tidak muntaber.
Second day
1st speaker
SUROYO –SAM
Pru Smart Synergy sangat luar
biasa.
Tema kali ini seminar luar biasa ”Create My Better Future”
sepertinya agak egois sekali. Kenapa kita hanya menggunakan kata my bukan our? Supaya masing-masing
mempunyai semangat mengejar masa depan yang lebih baik harus timbul dari dalam
diri sendiri. Untuk menjadi sukses kadang-kadang memerlukan ego untuk mencapainya.
Sebelum kita melanjutkan presentasi ini, saya ingin menanyakan siapakah diri
kita ini? Ini sangat penting. Saya ingin sharing mengenai diri saya sendiri.
Ini adalah langkah memulai
business di prudential. Saya mulai mengenal predutential pada usia 29 tahun.
Ini adalah tonggak sejarah yang lebih
baik. Ada orang yang ekonominya sangat buruk sekali. Apa yang terjadi
pada usia saya mencapai 30 tahun? Saya sudah punya rumah, punya mobil dan bisa
menikah. Pada waktu itu saya hanya ingin mengadakan pesta secara sederhana
dengan biaya pesta di kampong hanya dengan biaya 12 juta. Akan tetapi ternyata
biayanya 25 juta. Income saya waktu itu 20 juta perbulan. Di prudential kalau
kita benar-benar berjuang kita benar-benar bisa merubah hidup. Awalnya saya
mempunyai mobil Atos. Tahun berikutnya sudah bisa membeli mobil Honda City.
Tahun berikutnya saya bisa membeli rumah baru lagi. Sayapun dipromosi menjadi
SUM penghasilan 50 juta perbulan dalam waktu 2,5 tahun berada di pru. Dalam
waktu 3,5 tahun saya sudah menjadi AM. Tahun pertama penghasilan saya sebagai
AM penghasilan saya 90 juta. Pada tahun berikut penghasilan 100 juta pada usia
33 tahun.
Nah sekarang tahun 2011, apa yang
terjadi. Sudah punya 5 rumah, anak 3. Artinya saya sudah menyediakan satu rumah
untuk masing-masing anak saya. Sudah pakai mobil BMW. Sudah punya ruko. Saya
juga sudah punya kantor sendiri. Sekarang penghasilan saya di atas 250 juta
sebulan. Saya mengajak teman-teman untuk mempunyai rencana untuk mencapai AM
dalam waktu tiga tahun.
Dengan kondisi seperti ini, apa
yang saya harapkan. Dari perjalanan saya dari usia 29 sampai hari ini, saya
selalu minimal mencapai Star Club agent dan leader. PCC sudah berapa kali, PC
juga demikian. Banyak sekali yang sudah dicapai. Di balik semua ini saya
mempunyai sejarah yang tidak mengenakkan. Saya berasal dari keluarga petani.
Saya mempunyai motto hidup “di dalam satu kelaurga harus ada satu orang yang
sukses”. Teman-teman, anda harus merasa bersyukur pada saat masuk di pru sudah
punya kenalan, saudara dan lain untuk memulai. Saya tidak. Saya merantau mulai
usia 15 tahun sebagai pelayanan toko di Bandung selama 1,5 tahun (tahun 89-90)
dengan penghasilan Rp. 17,5 ribu sebulan. Kemudian pindah ke Jakarta bekerja di
sebuah yayasan di kenal sebagai poster. Penghasilan saya waktu itu Rp. 45 ribu,
itu tahun 92. Dengan penghasilan sebesar
itu saya tidak bisa membantu orang tua. Selama dalam proses bekerja saya ingin
sekali melanjutkan sekolah di SMA. Penghasilan terakhir di yayasan Rp. 75 ribu
setelah 2 tahun. Saya berjuang untuk bisa melanjutkan sekolah. Waktu saya minta
izin kepada pimpinan yayasan mereka mengatakan “kalau ada orang yang bisa
menggantikan pekerjaan kamu, kamu boleh bersekolah”. Saya juga minta izin pada
teman-teman saya, mereka juga tidak mendukung saya. “Kata mereka, kalau mau
bersekolah, kamu tidak usah di Jakarta, kamu pulang kampong saja”. Akhirnya
saya tetap bersekolah di sekolah malam. Akhirnya saya bisa lulus sekolah.
Setelah lulus saya pindah bekerja
ke sebuah yayasan dengan penghasilan yang lebih besar lagi. Saya dapat gaji Rp.
350 ribu perbulan. Dengan uang itu saya bisa meneruskan kuliah. Sampai akhirnya
saya lulus. Kemudian saya KULIAH. Pada saat mulai masuk di pru saya hanya punya
2 baju. Setiap malam saya mencuci baju dan mensetrikanya. Ketika saya mulai
usaha ini saya punya satu saudara. Saya telepon dia. Saya minta waktu bertemu
dengan belaiu tapi sebelumnya saya telepon. Ternyata beliau tidak mau bertemu
dengan saya setelah saya sampaikan saya
di pru, “kamu cari orang lain saja” katanya. Akhirnya saya melakukan cold call.
Masa lalu adalah masa lalu, I
don’t care. Sekarang adalah bagaimana bisa mencapai masa depan yang lebih baik.
Kalau anda hari ini mempunyai masalah keuangan, lakukan perubahan. Kalau anda
belum sering ke luar negeri. Lalu, apa yang harus kita kalukan?
SELLING AND RECRUITING
Persiapan dan Strategi
Persiapan yang sederhana adalah MENTAL. Ketika bicara masalah
mental adalah alasan mereka adalah:
1.
SUDAH BANYAK AGENT. Pada saat saya mulai tahun
2002 lalu orang sudah juga mengatakatan hal yang sama
2.
SUDAH PUNYA POLIS ASURANSI. Saya setiap hari
juga sering bertemu dengan orang yang sudah punya polis tapi mereka tetap
mengambil dari saya. Bisakah ketika kita menjelaskan kosep PAA bisa lebih
dimengerti oleh nasabah.
Persiapan Fisik. Ini sangat luar biasa. Sejak mulai sampai saat ini
saya tidak pernah sakit. Itu semua karena saya banyak aktifitas. Karena
aktifitas tinggi berat badan saya tetap terjaga dan tidak gemuk. Saya AM alias
Anak Mall setiap saat saya minium coffe dan makan tapi tidak gemuk. Hobby saya
adalah presentasi. Hampir semua orang yang saya closing adalah orang yang tidak
saya kenal. Yang penting adalah aktifitas yang tinggi. Berfikir sederhana, saya
punya strategi hanya mencari nasabah orang Chinese. Setiap hari saya pergi ke
toko-toko. Setiap hari presentasi 5 orang, dapat data 2 dan closing 2 case
perminggu. Saya rajin bertemu dengan orang. Saya tidak jago mendapat referensi
melalui telepon. Orang yang gagal, terlalu banyak analisa dan perhitungan.
Setiap hari saya hanya melakukan door to door. Ada orang yang sudah punya referensi
manfaatkan itu, tapi kalau tidak punya lakukan cold calling. Saya hanya
menguasai satu cara cold calling. Saya melakukan pendekatan yang sangat
sederhana. Saya menyapa mereka dengan selamat pagi, apa kabar. Tanyakan apakah
sudah pernah dengar rekening PAA di tv atau di radio. Saya datang dan duduk
sambil presentasi. Agent yang kita recruit mungkin mereka tidak mempunyai
referensi. Pertama kali nasabah saya, saya dapat dimana? Hari Sabtu saya ikut
BOP, hari Senin saya pergi ke kantor pajak di Pasar Minggu. Saya datang ke
bagian umum, saya lakukan presentasi, presentasi saya masih kaku. Mereka tanya
yang paling kecil berapa? Mereka mau, mereka tanya yang paling kecil nabungnya
berapa, saya jawab 300 ribu akhirnya dia nabung 350 ribu. Kebanyakan kita menganalisa
program asuransi, dia ingin tahun persis dulu mengenai produk. Saya tidak, saya
yakin pru sudah merancang produknya dengan baik. Tugas saya adalah menjualkan.
Saya punya pengalaman di Pamulang, katanya “dari prudential yah, sudah banyak
orang pru yang datang” katanya. Saya gunakan ilustrasi emas. Saya menggunakan
presentasi gram emas. Akhirnya mereka tertarik. Kalau di toko besi saya gunakan
hitungan zak semen. “Kalau kokoh sakit dokter minta sekian zak semen, masalah
gak koh” Kenyataannya, dengan melakukan hal yang sederhana. Saya juga prospek
di warung mie (yang di toko). Cih, wah mienya enak bangat” kata saya, “wah
terima kasih pak” jawabnya.” Sudah berapa lama warungnya cih, 5 tahun” jawabnya
lagi. Kata saya lagi “ sudah lama juga yah. Cih, ngomong-ngomong sudah pernah
dengan rekening PAA?” saya tanya. Terus saya lanjutkan dengan presentasi. Saya
juga menggunakan kesempatan pada saat antri tiket pesawat. Pada saat antri saya
lihat ada nci-nci lari tergopoh-gopoh, begitu dia sampai saya silakan antri di
depan saya. Sambil saya ajak ngomong-ngomong dan saya tanya apakah sudah pernah
dengar rekening PAA. Kemudian saya duduk di sebelahnya di dalam pesawat saya
presentasi. Begitu turun saya buatkan ilustrasi dan akhirnya closing. Saya juga
bisa melakukan cold calling di antrian ATM. Caranya sama, ada orang yang antri
pada hal saya tidak punya kartu ATM BCA. Saya juga bisa melakukan prospecting
di show room mobil. Saya lihat ada ncek-ncek lagi lihat-lihat mobil. Begitu
orangnya masuk ke dalam mobil saya juga ikut masuk dan di dalam saya ngobrol.
Saya tanya apakah sudah pernah dengan rekening PAA. Dia jawab belum, kemudian
saya ajak bertemu di cafe tidak jauh dari show room. Akhirnya dia masuk 3
juta/bulan.
RECRUITING
Pre BOP 1 orang perhari, undang
BOP 2/minggu. Banyak orang yang jago membuat strategi dan konsep tapi jarang
praktek. Saya punya konsep sederhana tapi mau menjalankan. Ketika saya
melakukan recruiting saya melakukan pendekatan. Saya minta nomor BBnya. “Cih
apa kabar? Ngomong-ngomong sudah pernah dengar rekening PAA?” Belum, kalau
begitu besok bisa bertemu saya mau jelaskan bisnis mengembangkan PAA. Rumus
sederhana setiap tahun bisa star club. Teman, saya bicara dari dalam hati.
Sering orang setiap selesai promosi terlena, mereka hanya terfokus pada
recruiting dan mengurangi selling. Saran saya tetap lakukan dua-duanya karena
anda masih memerlukan uang. Ketika sudah berada di pru kita punya aktifitas
tinggi kita sudah bertemu jalan yang tepat.
Kerja adalah panggilan hidup.
Saya bertemu dengan seorang pengusaha yang sudah sangat senior di Surabaya,
saya tanya kenapa dia masih mau bekerja dia mengatakan itu semua adalah hobby.
Kalaupun kita di tolak dan tidak mendapatkan hasil, kita ikhlas dan tidak ada
beban.
Asal tekun dan bertahan pasti
jadi AM. Banyak orang begitu menghadapi tantangan, masalah, mereka mundur atau
mogok. Dalam kondisi apapun, kalau kita tetap bertahan kita ada di jalur yang
benar, dan jika anda bertahan ujung-ujungnya kita pasti jadi AM. Pada tahun
2004 saya sudah mencapai AM.
Setiap presentasi saya selalu
menjalankan prinsip. Tidak ada jalan yang mulus untuk meraih sukses jangan
pernah berhenti di tengah jalan. Kadang kita merasa capek dan lelah tetapi
mitmatilah karena capek dan lelah itu adalah bagian dari prosesn menuju sukses.
Saya sering mendapatkan kececewaan. Ada orang yang sudah menyerahkan cek,
tiba-tiba keponakannnya datang minta dibatalkan. Ketika di suruh menunggu
begitu lama dan akhirnya tidak mau. Saya anggap itu bagian dari sukses. Ketika
banjir besar melanda Jakarta tahun 2002 saya tetap berjuang dan saya berhasil
closing 3 juta. Saya pernah jatuh dari motor dan saya luka, saya tetap pergi
prospek dengan kaki pincang. Akhirnya saya closing no tiaw punya. Saya anggap
itu bagian dari proses menuju sukses. Apakah kita dalam keadaan sakit kita
tetap berjuang? Ketika kita sakit begeraklah. Ketika sedih tersenyumlah. Saya
juga merasakan sakit, saya bergerak. Ketika kepala saya pusing saya bergerak. Ketika
saya dipermalukan saya tersenyum. Dalam keadaan sakit saya tetap pergi ke
toko-toko. Kalau anda mau sehat tetaplah bekerja dan tersenyum.
JANGAN TERLAU BERHARAP DARI ORANG LAIN
Jujur, sejak saya menjalankan
bisnis ini saya tidak terlalu banyak berharap dari pak TJ Timotius leader saya.
Pada saat saya harus membayar ADS saya tidak punya uang. Pak Timoti menyarankan
saya untuk ikut. Saya dapatkan biaya dari hasil closing. Banyak agent suka
merengek pada pada leadernya. Suka pinjam uang pada leader mereka. Jangan
terlalu berharap dari orang lain. Jangan terlalu berharap dari leader. Saya
pernah minta diajarkan pak Timoti presentasi di PRJ sekali saja. Kemudian saya
tahu caranya lalu saya pergi ke Asem Reges. Di sana banyak nasabahnya pak Eddy.
Saya minta pak Timoti mengajak untuk mengajarkan follow up sekali saja,
selebihnya saya melakukan sendiri secara rutin. Hasilnya saya mempunyai mental
yang kuat. Ketika anda sudah menjadi kelas leader. Bagaimana anda menemani
leader. Biasanya kalau kita mendapatkan satu agent yang produksi 30 juta
kemudian dia berhenti. Saya melatih agent jadi mandiri agat tetap berproduksi.
Milikilah mental mandiri. Anda lebih baik dari saya. Mental anda seharusnya
lebih baik dari saya, anda sudah lebih baik dari saya. Anda tinggal lebih
mendorong anda untuk lebih maju. Lebih rajin, tuhan sayang pada orang yang
rajin. Saya punya prinsip, Tuhan tidak pernah behenti melihat saya. Paling
tidak kalau Tuhan sudah melihat saya sudah bertemu dengan 5 orang, Tuhan pasti
memberikan minimal saya satu case. Tuhan pasti kasihan. Saya hanya menang rajin
dibandingkan dengan orang lain.
Hasil dari kerja keras dan rajin. Awalnya saya punya motor butut,
satu tahun kemudian saya beli mobil Atos. Tahun berikutnnya saya membeli mobil
Honda City. Kalau hidup anda tidak berubah, mengapa harus masih di prudential.
Untuk memperbaiki penampilan dengan membeli parfum yang harga 2 ribu rupiah.
Pada saat saya mencapai AM tahun 2004 prudential sedang dipailitkan. Tapi saya
tetap berjuang dan akhirnya saya berhasil jadi AM. Pada saat ulang tahun saya tahun
2007 saya menghadiahi diri dengan mobli BMW baru. Kalau ada duit semua jadi
mudah. Kita juga bisa tidak memasalahkan hal-hal kecil. Hampir semua masalah
keluarga masalahnya berasal dari kekurangan uang.
Piala dan penghargaan.
Banyak orang kenal dengan saya karena setiap minggu saya closing. Setiap agent
akan dikenal kalau dia berprestasi. Dulu saya punya visualisasi pada saat saya
punya kantor sendiri saya ingin punya piala yang banyak. Itu terwujud dengan begitu
banyak piala dan penghargaan. Baru saja saya beli rumah baru yang khusus untuk
digunakan untuk main pimpong. Hobby saya main kebon. Saya punya sawah dan tanah
di Bekasi. Bertanam cabe, terong. Dari prudential semua hobby saya tersalurkan.
My inspiration, my motivation is
my family
TUTUP KEBOCORAN
Yang penting bukan seberapa
banyak yang anda dapatkan tetapi seberapa banyak yang anda keluarkan.
PENUTUP
Kalau anda hari ini mempunyai
masalah keuangan, masalah keluarga, masalah apapun. Apapun itu. Hari ini
saatnya anda untuk bangkit. Tembok China dibangun 2000 tahun lalu untuk menjaga
negeri itu. Kesuksesan itu membangunnya sangat berat dan membutuhkan
pengorbanan besar.
Tembok China dibangun dengan
keringat dan darah nenek moyang bangsa China, sekarang setelah 2000 tahun
kemudian tembok itu masih berdiri dan menjadi kebanggaan China dan dunia. Hari
ini anda sedang membangun tembok raksasa anda. Kalau hari ini anda mengalami hal-hal
tidak baik, kekurangan uang, apapun itu. Tembok raksasa yang sedang kita bangun
ini nantinya bukan kita saja yang akan menikmatinya, banyak orang-orang
disekiling kita atau atau setelah kita meninggal anak keturunan kita yang akan
menikmatinya.
Session 2
Milliana, CFP, M. Eng.
The Highest Goal
Berbicara mengenai goal yang
paling tinggi. Cita-cita kita sewaktu kecil, gantungkanlha cita-cita setinggi
langit. Setiap profesi adalah mulia. Sejak SD punya cita-cita menjadi guru.
Masuk fakultas keguruan swasta FKIP.
Awal terdampar di industry
asuransi karena dorongan dari suami. Setelah menikah pengasilan sebagai dosen
gaji naik 6,5 juta. Walau tinggal Kelapa Gading mengajar di Karawaci. Masalah
saya adalah bagaimana merawat bayi. Suami yang minta saya cari pekerjaan yang
lain. Dia tawarkan jadi agent asuransi. Kaget, yang benar apakah orang seperti
Meli pastas jadi agent. Suami jadi actuaria di Prudential. Pada acara gala
dinner Star Club suami hadir sebagai host dan bertemu dengan pak Eddy
Suhartono. Pak Eddy menanyakan apa pekerjaan isterinya dan menawarkan kepada
suami untuk mengajak isterinya jadi agent. Bulan April diajak BOP dan kesannya
tidak begitu tertarik. February 2004 akhirnya mulai aktif. 8 tahun menjadi
dosen berbeda benar dengan 8 tahun di prudential. Selama 8 tahun di UPH tidak
pernah dikirim kemanapun jangankan ke luar negeri. 8 tahun di pru sudah
berkunjung ke beberapa negera. Tahun ini menjadi tahun yang terbanyak ke luar
negeri. Ke Paris, Vancouver untuk MDRT.
PETA PERJALANAN
Jadilah bintang. Star Club.
Setiap kita masing-masing mempunyai cerita kenapa kita ada di prudential. Tidak
ada hal yang kebetulan, hari ini anda boleh ada di tempat ini ada maksud tuhan
di dalam hidup kita. Di dalam menlanakakn hiudp kita begitu laus terbentang bagaimana
cara menapai cita cita kita. Kiepp perlu peta perjalan menuju sukses kita.
Bagiaman teman teman kita yang sudah ebrhasil mencapai star club. Yang pertam
it starts with a dream.
Dream
All physical things are created
twice. Once in the mind and once in the physical form. Hotel ini sebelum
berdiri megah seperti ini awalnya ada di dalam fikiran seseorang baru kemudian
dibangun.
See the end of the beginning.
Bisakah saya memayangkan akhir tahun ini bisa menjadi seorang PCC/MDRT dan
jalan-jalan ke Roma. Apakah tahun depan bisa promosi jadi SUM
Mental Vision – Third Eye . Kita
bisa memcapainya
Jika kita mempunyai impian kita
akan mempunyai impian kita bisa mecapainya.
Impian saja tidak cukup, tapi
kita juga punya goal. Goal harus spefific dan achievable. Bisnis ini
membolehkan kita untuk mencapai yang kita impiankan. Bagi diri yang sudah
terlatih kita bisa mencapai. Waktu mencari MDRT dengan angka 500 juta itu angka
yang sangat besar. Kalau kita mau kita pasti bisa. MDRT adalah kwalifikasi
internasional, saya tuliskan dan doakan dan impi-impikan secara terus-menerus.
Goal dapat diukur. Goal selalu tulis dan buatkan nama dan APInya ditulis dan
monitor. Pada saat kita menset goal yang lebih besar secara otomatis . Jangan
kedodoran, monitor secara konsisten. Kalau disuruh leader untuk mencapai star
club itu artinya leader mau beri anda income 14 juta perbulan, masa anda tidak
mau?
If do not become MDRT memer, er
are not fair to our cliet. Kalau kita tidak menjadi MDRT anda tidak memberikan
yang terbaik kepada klien anda. Akan berbeda kwalitas pelayanan yang diterima
oleh seorang nasabah yang dilayani oleh MDRT.
Commitment is like virginity.
Either you have it or you do not have it.
Pekerjaan tidak sulit, membuat
diri kita melakukan pekerjaan tersebut itulah yang sulit. Bagaiman
mendisiplinkan diri setiap hari ke luar rumah untuk presentasi, follow up,
mengalami penolakan. Justru untuk itulah kita dibayar. #
Mendisiplinkan diri kita sendiri
untuk sehari-hari menghadapi penolakan.
Commitment is the ability to stay the mood moves from you
44% of sales people quit trying
after the 1st call
24% quit after the second call
14% quit after the third call
12% quit trying after the fourth call
But 60% of the sale is made after the fourth call
Do not try this business, the business will try you.
Orang yang tekun, sabar, adalah mereka yang berhasil di
bisnis ini.
Tugas kita membuat better future untuk diri dan keluarga
kita, untuk klien kita, dan untuk group kita.
Success is measured not by comparing yourself with others
but by comparing what you do to what you could have done.
Kita perlu punya planning
Kita perlu action
Result
Success
Catch the moment. Walau sekarang kondisi pencapaian anda
masih kurang, tidak apa-apa. Buatlah goals anda dalam:
30 hari ke depan apa yang akan dicapai?
90 hari ke depan apa yang akan dicapai
Ada prang yang menunggu kesempatan
Orang yang membuang kesempatan
Orang menangkap kesempatan
Orang yang menciptakan kesempatan
Kita adalah orang yang menciptkan kesempatan.
2nd day 4th session
Speaker : Eddy Sartono
– SAM
Summary of Today’s Topics – Go
to The Fast Track
Back ground.
Tidak pernah punya cita-cita jadi
agen asuransi. Waktu SMA cita-cita ingin jadi dokter. Jaman dulu ada PERINTIS
masuk UI. Jalan 9 bulan kuliah orang tua bangkrut. Apa yang harus dilakukan?
Tapi hidup harus mampu memenangkan situasi. Solusi, mengajar private. Fee satu
murid 75 ribu dan juga ada yang group. Setelah berjalan memahami profesi
dokter. Kuliahnya lebih panjang 6 tahun. Harus ada KOAS dan harus bekerja pada
pemerintah. Setelah itu kaya tidak? Tidak karena tidak dibayar. Kalau praktek
di Jakarta satu pasien dapatnya juga Rp. 5 ribu. Setelah mengetahui tantangan
menjadi dokter.
Tahun 92, ada teman dari Amerika
menawarkan asuransi dan ambil UP 50 juta. Kemudian dia tawarkan training
asuransi selama 2 minggu. Yang diajarkan adalah masalah Financial Planner oleh
trainer dari Singapore. Setelah selesai training, menjadi sangat semangat
sekali. Langsung, tawarkan kepada
tetangga, tapi langsung ditolak. Besoknya , ada teman datang ke rumah cerita
mengenai ke khawatirannya tentang pendidikan anaknya. Di tawarkan orangnya
langsung beli dengan premi 4,5 juta. Kemudian ditawarkan lagi teman lain dan
ternyata juga mau. Kemudian ada teman yang ambil dengan premi 30 juta.
Kenapa pindah ke prudential. Uang
pertanggung terbesar di Indonesia ada di agency itu. Kenapa? Karena system
kerjanya sangat bagus. Masalahnya ada perubahan besarnya komisinya
berubah-ubah. Demikian juga komitmen kepada nasabah. Di Prudential semuanya
lebih baik dan terjamin.
GO TO FAST TRACT
Opportunity. Business di
prudential terlalu sayang dijadikan sebagai part time business. Di luar sana
banyak boss-boss yang kaya tapi dia tidak bisa membuat orang lain jadi kaya. Di
sini kita baru bisa kaya kalau kita bisa membantu banyak orang menjadi kaya.
Berapa banyak uang yang diberikan oleh prudential?
1. Income
yang dibayarkan kepada agen naik terus. Tahun
2009 2,700 triliun di bagikan. Tahun 2010 dibagikan 3,2 trilliun.
2. Jumlah
agen October 2010 76,166. Yang aktif kira-kira 10,000 orang. Jadi rata-rata
pendapatan agen prudential adalah 250,000,000/tahun. Tingkat kemakmuran agent
prudential sama dengan kemakmuran penduduk Singapura.
3. Sales
kontribusi. Jawa 72% (57% berasal dari Jakarta) di luar Jawa masih sangat
besar.
4. Prudential
menguasai pasar 38%. Asset prudential sudah melebihi Bumiputera. Prudential
adalah raja. Kita berada di tempat yang tepat. Kalau anda gagal itu salah anda.
Formula 3/30
Income 30 tahun kerja di raih
dalam waktu 3 tahun.
Income rata-rata Indonesia
Tahun 1-5 = Rp. 2 juta – 5 juta
Tahun 5-6= Rp. 5 juta – 10 juta
Tahun 10-15 = Rp. 10 juta – 15
juta
Tahun 15-20= Rp. 15 juta – 20
juta
Tahun 20-25 = Rp. 20 juta – 25
juta
Total penghasilan seorang selama
30 tahun lebih kurang 4,7 milyar
Di prudential. Overiding dalam waktu 3 tahun Rp. 7
milyar. Pilih yang mana?
Pola produksi unit, untuk
produksi 2,5 milyar
Posisi Unit Manager sangat kritis
karena itu sangat menentukan pola bisnis anda. Harus recruit agent 50 orang.
Kita berdiri di atas tambang
berlian, anda harus menjadi kaya raya. Tidak ada lagi yang hidupnya susah. Anda
harus menjadi penolong .
Bagi yang suka tantangan... Hendy
Ford mengatakan, bahwa penemuan terbesar manusia adalah mereka menemukan
sesuatu yang selama.
Kalau gagal adalah temporer kalau
anda mau berubah,
Expansive, harus lakukan expasi
yang besar
Formula 40 plus... Rahasia besar untuk sukses adalah melakukan
hal yang anda cintai, lalu menjadi sangat bagus dalam melakukannya. Cintailah
profesi anda, jalankan saja. Karyawan
bekerja 40 jam setiap hari. Kalau sebagai agent harus bisa bekerja lebih keras.
Kerja keras tidak membuat kita mati. Makan banyak tapi tidak bekerja itu yang
bisa menyebabkan mati.
Understand. Kuasai apa yang
diperlukan untk menjalankan bisnis ini.
Business di prudential is simple.
Selling system or recruiting system
Selling cycle
Prospecting
Business Prudential = Business Aktivitas. Aktifitas menutupi
kekurangan anda. Tingkatkan aktifitas. Monitor setiap hari prospek berapa
orang. Prospek tidak membuat anda mati, pengetahuan anda bertambah. Makin lama
makin tajam, makin pintar. Rahasia di prudential hanya satu, temui orang lebih
banyak lagi.
10:3:1
goal anda = jumlah prospecting
Approaching
Pada tahun 90an melakukan cold
calling. Masuk ke suatu toko dan menawarkan ke toko yang sedang ramai. Saya
lihat toko bapak paling ramai, kalau nanti bapak ada waktu saya ingin belajar
bagaimana cara mempunyai toko ramai seperti toko bapak ini. Kemudian dia
mengajak ke dalam ruangannya dan bercerita tentang bisnisnya. Kemudian dia
tanya apa perlunya saya beli asuransi. Pak kan saya lagi belajar, kalau dari
cerita bapak saya dengar dari penjelasan bapak untuk bisa berhasil adalah modal
kepercayaan. Tanya lagi, pak, setuju kalau saya simpulkan setiap orang yang
sukses selalu mendapatkan kepercayaan dari bank. Betul, pak bapak berapa dapat
pinjaman dari bank. Dia jawab 3 milyar (tahun 90) pak kalau besok bapak tidak
bangun lagi, siapa yang datang mengambil uangnya. Siapa yang akan mengembalikan
duit anda, anak anda atau siapa. Kalau dadakan harus dilikuidasi dalam waktu
singkat apakah bisnis ini bisa melunasi hutang bapak. Pak, ngomong-ngomong
semua bisnis ada bocornya? Benar ya. Pak bagaimana kalau bocoran itu bisa
dipindahkan ke tempat kami, tapi resiko yang mestinya ditanggung oleh keluarga
bapak kami yang mengambil. Dia mulai terbuka dan kemudian saya minta untuk
ambil 3 milyar dengan premi 50 juta.
Perlu kreatif dan inovatif.
Kenapa bisa kreatif dia menghayati dan mencintai bisnis ini. Kalau anda
betul-betul memperhatikan anak anda. Kalau kita mencintai pekerjaan ini. Tapi
kreatif dan invatif bisa dipelajari. Kuasailah cerita-cerita yang menyentuh.
Ceritanya harus dihafalkan dengan haru sampai nasabah menitikkan air mata.
Komunikasi dengan nasabah harus bagus. Tahu kapan bicara dan kapan
mendengar. Bisnis ini menarik ketika
orang yang menolak tapi akhirnya mau. Tapi harus pandai bertanya dengan cara
yang cerdik tapi kalau anda tidak pandai mendengar anda tidak akan bisa.
Review Policy. Setelah menyapa
dan salaman. Buat sesuatu yang membuat nasabah ingat dengan kita. Kita perlu
membuat ide-ide yang bagus. Kalau rahang kaku, kita harus siap untuk bercerita.
Paling mudah adalah menelpon nasabah yang sudah ada. Dari situlah sekarang saya
bisa mencapai star club dan pcc. “Masih ingat pak saya ....... dari prudential
yang beberapa tahun lalu menutup asuransi. Pak masih ingat hak-hak bapak dalam
polis asuransi itu?” Kalau mereka katakana sudah punya polis prudential. Saya
sudah ambil dari Manulife, pak boleh tidak saya lihat benefit apa yang bapak
dapat dari program yang ada. Pak boleh saya bantu bapak membaca apakah program
ini sudah memenuhi kebutuhan bapak.
Program Baru. Pak, prudential ada
program baru lho? Saya sedang mengadakan survey apakah program ini bisa
diterima di pasar? Saya boleh mampir ke kantor bapak.
Lingkar kemiskinan. Pak, saya mau
survey mengenai lingkaran kemiskinan. Bapak orang kerja dari usia kerja dari
usia 25 sampai usia 55. Pak encok-encok itu datang pada usia berapa ya pak?
Rata-rata datang di usia 50. Kawin di usia 30. Anak juga kawin di usia 30.
Perhatikan pak, disini dia bekerja. Pada usia 50 encok mulai datang, biaya
pengobatan tinggi. Lalu anaknya yang membantu sementara sang anak juga baru
punya anak (cucu). Kondisinya terlalu berat untuk si anak. Ibu/bapak saya akan
jelaskan bagaimana caranya mengatasi lingkaran kemiskinan.
Penggandaan kekayaan ala Yahudi.
Pak kalau bapak ingin bebas menikmati hasil kerja keras anda. Saya akan bantu.
Cara gambang Mewariskan property.
Pak mau tidak, bapak mewariskan dana 5 milyar tapi bapak tidak harus
menyerahkan uang semuanya kepada anak. Pak property.
Presentation. The cycle of life.
Usia 0 - 20 tahun. Lahir, sekolah, kuliah
Usia 20 -40 tahun. Kerja/karir,
menikah, anak, rumah 1, mobil1. Butuh perlindungan income.
Usia 40 -60 tahun pengembangan
karir, bisnis. Perlindugan income. Perlindungan total future asset. Warisan.
Kalau bapak warisaskan satu milyar, apa yang diperlukan.
Usia 60-80 tahun pension perlu. Dana pension, merencanakan
dana pensun sejak usaia dini.
Seluruh life cycle memerlukan
jaminan dana kesehatan.
4 sifat nasabah.
1. Ragu-ragu.
Berikan bukti dan jangan ragu-ragu. Gunakan trial closing
2. Tidak
jelas
6 langkah trial closing.
1. Pak
di dalam keluarga ada riwayat kanker, jantung
Pak saat ini bapak
sudah jadi lader
Menolak. Asuransi di jual bukan
karena bapak harus mati tapi karena keluarga yang ditinggalkan harus hidup.
(loe orangnya bertanggung jawab tidak sih).
Pak belilah asuransi pada saat
bapak tidak butuh jangan karena membeli pada saat anda sudah sakit tidak ada
yang mau menjamin.
Referral
4 prinsip atau 250 x 250. Bukan
siapa yang anda kenal yang penting, tapi siapa yang menjadi rekan dari. Bukan
hanya siapa yang anda kenal yang penting, tetapi siapa yang kenal baiamana pengenalknan kita.
Mulai punya fikiran besar.
2nd Day session 3
DAMAI CFP, QFP S3
(Syukur Sempat Sekolah)
Setelah masuk pru S3 berubah
menjadi Senyum, Sabar, Syukur. Asli Tanjung Pinang. Latar belakang business
man. Buka 2 toko baju di Tanjung Pinang. Income 2001 sudah 30 juta/bulan. Tantangan
pertama adalah isteri.
Awal bulan Maret ada teman yang
menawarkan bisnis baru di Jakarta. Saya datang ke Jakarta di ajak ke seminar ke
Senayan, ternyata Amway. Saya tidak tertarik karena saya sudah 10 kali ikut
tapi tidak berhasil. Menurut saya bisnis Amway seperti buka mini market,
untungnya kecil. Kemudian dia ajak lagi ke Prudential. Saya ikut BOP. Kemudian
lakukan joint field walk dengan leader. Saya bermasalah dengan bahasa. Saya
belum bisa berbahasa Indonesia dengan baik. Pergi prospek dengan leader ibu
Kasandra, kemudian kembali ke kantor untuk membuat ilustrasi. Ibu Kasandra
minta saya buat ilustrasi, tapi saya tidak bisa karena seumur hidup belum
pernah pegang computer. Semua proses terjadi dalam satu saja. Kembali ke
Tanjung Pinang, kantor tidak ada, leader tidak ada, computer tidak ada. Cerita
kepada isteri dia tidak setuju karena dia tidak pernah lihat orang asuransi
yang sukses. Di sarankan agar mengajak pasangan ke BOP agar semua punya persepsi
yang sama. Saya minta sama isteri untuk buka kantor. Kata isteri kalau kamu
bisa punya omset 1 milyar baru dia mau. Kalau prospek orang tanya kantor kamu
dimana? Kalau dapat data informasi data dismskan ke leader di Jakarta. Karena
sering telepon sama leader biaya handphone sampai 3 juta sebulan padahal
biasanya Cuma 300 ribu. Komisi pertama Cuma 67 ribu rupiah. Proses satu case
sangat lama, bisa 10 hari karena harus kirim proposal dan tunggu dari Jakarta.
Hasilnya tahun pertama berhasil mencapai API 1,2 m. Tahun ke dua 2,1 m (UM),
tahun ke tiga 7 m, jadi AM omset 13,5m. Kenapa saya yang tidak ada leader pun
tetap bisa berhasil. Saya punya prinsip dimana ada mau di situ ada jalan.
Seperti kata pak Suroyo, yang penting anda rajin. Teman dekat kita adalah orang
yang sulit untuk diclosing. Setiap hari
prospek lima orang. Setiap kali datang ke Jakarta untuk training dengan biaya
minimal keluar ongkos 3 juta. Kembali ke Tanjung Pinang langsung training
agent-agent. Setiap training harus keluar uang 1 juta untuk entertain mereka.
Sering mengajak agen ke Jakarta dengan iming-iming jalan-jalan ke Dufan.
Kenapa mau joint Prudential
Contoh ada omset satu baju modal
100 ribu, jual 130 ribu untuk 30 ribu. Untuk bagus. Kalau beli 10 item bisa
jual 7 item. Untung 1 peace kali 7 item, untung 210 ribu. Sisa 3 piece, masih
rugi 300 ribu. Untungnya di barang. Dari yang terjual untung 30% dengan biaya
operasioanal 20%. Hitung inflasi 10% pertahun. Pertama-tama orang berbisnis
pasti rugi kerena hal masalah ini walau rasanya untung tapi dia masih rugi.
Cash flownya buruk. Biasanya business biasa dalam waktu 3 tahun dia masih
merugi, baru setelah 5 tahun dia baru bisa narik napas. Orang bisnis kalau dia
tidak bisa benar-benar mengurus cash flow. Dengan 2 toko modal tidak terlalu besar.
Omset terakhir sekitar 500 juta. Waktu itu untung 30 juta. Dalam satu tahun
tutup toko Cuma 5 hari dalam setahun. Tidak ada waktu untuk mengurus keluarga.
Jadi orang kaya belum tentu orang sukses. Dulu punya cita-cita punya
penghasilan 100 juta/bulan. Rencana mau buka 3 toko baru di Batam supaya punya
income 100 juta. Setelah bertemu prudential fikiran berubah. Saya fikir-fikir,
kalau buka 5 toko, itu kalau semua untung. Belum lagi bagaimana mengurus
karyawan. Kalau recruit 50 agent satu yang capai PCC anda untung atau rugi?
Selalu recruit agent, saya selalu anggap mereka apartement milik saya.
Pendapatan sewa sebuah apartemen setahun 30 juta. Untuk itu diperlukan uang 5
milyar untuk beli sebuah apartment. Bandingkan dengan kalau bisa membangun satu
UM anda sudah punya penghasilan passive 2,5 juta. Cari agent jauh lebih mudah
daripada cari duit untuk beli apartment. Kapan kita bisa kumpulkan duit untuk
beli apartemen. Kalau kita punya apartemen belum tentu ada yang sewa anda tetap
keluar uang untuk biaya service. Kalau anda dapat agent kalau dia tidak
produksi anda tidak keluar uang. Kalau sudah UM anda seperti orang yang sudah
menikah, anda mengurus anak-anak (agent-agent) kita sendiri. Leader harus
kerja. Dalam program agent get agent kalau 1 agent bisa produksi 20 juta anda
punya agent 10 juta, anda dapat komisi 6 juta. Kalau anda jualan saja anda sama
dengan pedagang Tanah Abang. Kalau anda tidak jualan anda tidak punya uang.
Kalau anda punya agent yang banyak anda tidak berjualan sendiri. Anda bisa istirahat.
Kalau UM tidak recruit agent, itu rugi besar. Sebagai agent anda harus produksi
pada tahun pertama harus tinggi supaya di tahun kedua anda bisa focus recruit
agent.
Semua masa depan ada ditangan
kita masing-masing. No action no money. No money no honey. Tidak ada cinta
sejati. Semua tergantung uang.
Syarat kita untuk sukses adalah
ASK. Bertanya. Kalau malu bertanya sesat di jalan. Kalau anda mau sukses
banyaklah bertanya. Seandainya ada 2 orang berjalan dengan tujuan yang sama,
dua-dua tidak tahu jalan. Yang satu langsung berjalan tanpa bertanya, yang satu
lagi banyak bertanya, siapa yang paling duluan datang? Pasti yang paling sering
bertanya. Bandingkan ada satu lagi mereka sudah pernah ke tempat itu, anda mau ikutkah dengan orang itu? Tentu, dialah
leader anda.
Kalau agent tidak menelpon
berarti dia tidak berja.
A – ATTITUDE
Ini adalah factor utama. Formula
sukses pru Damai
1. Pantang
mundur maju terus. Penolakan bagian dari proses kesuksesan.
2. Rutinitas
dalam mencari prospek. Pertama-tama jadi agen pernah di usir oleh ncek-ncek
“ncek mau beli asuransi gak” orangnya marah “lue suruh gua cepat mati yah”.
3. Usaha
memberikan pelayanan yang terbaik.
4. Disiplin
dalam mengatur waktu. Calon agen yang SMS (sibuk, miskin, sombong lagi). Ada
tiga cara, pertama jadi anak orang kaya, kedua menikah dengan anak orang kaya,
ketiga kerja keras. Pada saat jadi agen bangun jam 5 pagi langsung pergi ke
kampong nelayan. Setelah bereskan urusan toko langsung pergi prospek lagi,
malam hari pergi prospek lagi sampai jam 11 malam.
5. Aktifitas
dalam semua kegiatan. Tiap bulan pergi ke Jakarta untuk training, setiap kali
pergi keluar uang Rp. 3 juta. Ikuti semua kegiatan, pertemuan, seminar,
training
6. Mental
menghadapi masalah. Orang bilang agent asuransi pengemis berdasi. Sukses adalah
sadar dengan apa yang anda inginkan. Mental pengemis, kalau minta pak, kalau
dimaki dalam hatinya dia berkata hari ini saya bertemu dengan orang yang tidak
bertanggung jawab. Kalau kita ditolak, hah... hari ini saya bertemu dengan
orang yang tidak punya duit. Kalau anda berhasil mendapatkan orang yang
menabung bersyukur hari saya bertemu dengan orang yang punya duit.
7. Agresif
mencapai kesuksesan. Anak dan isteri anda tidak bisa menunggu terlalu lama
8. Inisiatif
untuk mengatasi masalah. Leader seperti mobil
SKILL AND KNOWLEDGE
1. Untuk
memilik keahlian kita harus mengikuti training-training, meeting, seminar dan
juga sharing dari para leadr atau agent yagn sukses lemalui acara M3
2. Kita
harus menguasai BOP, cara-cara presentasi, knowledge kita tentang produk, ketik
proposal, penjelasan proposal, isi SPAJ
3. Untuk
mendapatkan income yang tinggi maka, aktifitas yang tinggi
MISI dan KOMISI
MISI : baik, bantu orang cerita
kepada siapa saja, kenal maupun tidak kenal asal mau mendengarkan. Rasa bangga
Some Will, Some Won’t, So What – Next
Komisi – jualan, beli, kecewa,
stress.
Jadi misi kita adalah menolong
orang untuk merencanakan masa depan mereka, jadi kenapa harus malu. Kita harus
menghindarkan 3 M (malu, malas, matiakal)
Jadi agen, harus punya 100 nama yang akan
diprospek. Tidak mungkin tidak ada calon nasabah yang dekat dengan anda. Kalau
anda punya 100 nama anda pasti bisa closing.
SIAPA PROSPEK KITA
Orang yang kita kenal, saudara,
teman, tetanggal dan lain-lain.
Orang yang tidak dikenal, door to
door, di pusat pembelanjaan, di tempat antrian, dan lain-lain. Buka mulut uang
masuk. Yang penting mau melakukan prospecting.
HOW CAN YOU ACHIEVE 500
juta/bulan
·
500 juta : 9 bulan = 60 juta/bulan
·
60: 4 minggu = 15 juta/ minggu
·
15 juta: 4 juta = 4 case/minggu
·
@ 500 ribu/bulan
·
Rasio closing 10:1 = 10%
Strategi mencapai tujuan
Dalam satu tahun 500 juta, dibagi
2 250 juta dalam 6 buan pertam, 6 dalam 6 bulan kedua. Formula; 1 hari prospek
6 orang, 1 minggu aktifikas 5 hari,
SELLLING IS SIMPLE
Jadi agen kerja kita Cuma 2, Selling and recruiting
1. Market survey. Pekerjaanini sederhana tapi susah dilakukan karena orang
menganggap remeh. Lakukan role play sampai mereka benar-benar mahir. Catat dan
hapalkan. Contoh market survey seolah anda berada di lapangan sedang melakukan
cold calling. “Selamat pagi pak, pak saya ada tugas dari kampus saya untuk
melakukan market survey, mohon beri saya waktu sebentar ya pak”. Kalau orang
menolak anda dan tidak mau memberikan waktu, anda harus ngotot seperti anak kecil.
Jawab, “maaf pak, bapak tidak perlu keluar duit. Saya hanya perlu waktu bapak
1O menit saja”. Kemudian lakukan market survey. Pada saat menjelaskan perbedaan
antara tabung di bank dan di PAA bahwa menabung di bank itu susah bertambah
tabungannya karena gampang sekali di tarik pakai ATM. Di PAA itu jangka
panjang. Pada saat survey, anda harus paksa mereka menjawab, kalau dalam waktu
3 detik dia tidak menjawab anda harus memberikan jawaban. Gunakan contoh,
Penyakit dan pencuri cara kerjanya sama pak, mereka datang tidak pernah terduga
dan bisa ambil duit begitu banyak. “Pak kalau bapak menabung setiap bulan 2
juta, mengganggu cash flow bapak tidak?” Sambil kepala kita geleng-gelengkan
kepala. Kalau bapak tidak mau sisihkan uang bapak, saya tidak bisa membantu
merencanakan masa depan bapak. Kalau dia benar-benar dia tidak punya uang
kemudian tanyakan, bapak ingin kaya tidak. Lalu BOPkan dia.
2. PPK (Program Paket Keluarga) “Pak
seandainya ada seorang kepala keluarga meninggal, kemudian semua anggota
keluarga yang ditinggalkannya dapat program perlindungan, menurut bapak itu
bagus tidak? Program ini Cuma ada di tempat saya saja tempat lain gak ada
punya. (gak usah takut bilang begitu meski orang lain juga bisa jual!)
3. PJK (Program Jaminan Karyawan) Kalau
bertemu nasabah anda dan bertanya “kamu dari Prudential ya”.” Ya pak, sekarang
kita ada program baru namanya PJK”. Mereka akan tanya PJK itu apa? “Misalnya
nih pak, ada 2 perusahaan. Perusahaan A memberikan gaji 3 juta/bulan.
Perusahaan B, gaji 2,5 juta tapi dia berikan jaminan kesehatan dan tabungan
hari tua, bapak pilih mau bekerja dimana? Di dunia tidak ada orang yang hebat,
yang penting dia terbiasa dengan kondisinya itu.
4. PKD (Program Kartu Diskon) “Kamu dari
Prudential ya, sekarang ada program baru. Menurut bapak anak kecil sering masuk
rumah sakit gak”. Bapak ingin punya kartu diskon berobat di seluruh dunia gak?.
Ada kartu diskon setiap hari anda dapat
diskon biaya rumah sakit 500 ribu sehari atau 1000 juta sehari, bapak mau?
5. PPK (Program Penghasilan Keluarga)
Sekarang orang sudah punya banyak asuransi, mereka sudah mengerti asuransi.
Jangan takut kalau orang sudah punya asuransi. Contoh. “Selamat pagi pak, saya
dari prudential”, jawabnya “ asuransi ya” , prudential ya”. Bagus sekali kalau
bapak sudah punya asuransi, PAA ya. “Pak sekarang ada program baru namanya PPK.
Kita membeli asuransi bukan berdasarkan kemampuan membayar premi, tapi berapa
biaya hidup anda untuk beli asuransi. Bikin dia penasaran agar dia bertanya.
“Boleh saya tanya bapak punya biaya hidup sebulan berapa atau pertahun?” Kalau
dia tidak ngomong, langsung beri contoh,
“biaya hidup anda pertahun dibagi dengan berapa persen bunga bank pertahun saat
ini. Contoh bapak punya pengeluaran 400 juta/tahun maka maka bapak perlu punya
tabungan 4 milyar di bank. Artinya setiap bulan isteri dan anak bisa terima
uang 40 juta perbulan. Bapak sudah punya 4 milyar belum? Boleh saya bantu bapak
punya UP 4 milyar. Contoh, pak di Jakarta orang sekarang rata-rata punya 4
milyar. Anda berani mengungkit dia, seandai dia harus punya PPK.
6. PKK (Program Kekayaan Keluarga) Setuju
kan kalau tujuan kita bekerja untuk mendapatkan biaya hidup? Setiap orang sudah mempunyai kekayaan
banyak,tapi sehat kah dia?. Kalau orang
sudah punya kekayaan dan dia sudah sehat, tapi itu belum sempurna. Kalau orang
ini terkena penyakit kritis mereka harus ambil uang tabungan, jual harta.
Kekayaan tanpa proteksi belum sempurna. Sekarang bapak punya deposita di bank 4
milyar. Bapak harus beli PKK, kalau bapak terkena penyakit kritis keluar uang
bisa 1 milyar. Bapak sudah punya
proteksi 1 m belum?
7. PPA (Program Pendidikan Anak) Kita
harus bisa membuat orang mengatakan bahwa asuransi adalah prudential. Ingat
asuransi asuransi ingat prudential, ingat prudential ingat saya. “Anak yang paling
kecil usia berapa pak? tanya anak yang paling kecil jangan anak yang paling
besar. Contoh, prospek punya anak paling kecil usia 1,5 tahun. “Bu, sekarang
biaya kuliah berapa setahun bu?” 40 juta. Sekarang kita cari nilai yang akan
datang, dihitung berdasarkan nilai sekarang, dikalikan dengan jumlah tahun dan
tingkat inflasi. FV = PV (n-i). Gunakan
calculator financial planner.
8. PDP (Program Dana Pensiun) “Bapak
sekarang usia berapa? Bapak ingin pension di usia berapa? Harapan hidup
laki-laki sampai usia 70 tahun wanita 75 tahun. Sekarang pengeluaran bapak
sebulan berapa? Berapa pengeluaran bapak setiap akhir minggu sabtu dan minggu?
Kalau sudah pension setiap hari adalah hari minggu, pengeluaran anda tinggi.
Kita tidak tahu apakah ada orang yang akan menanggung kita di masa tua.
9. PPW (Program Pembagian Warisan) “Pak
seandainya bapak sudah punya 10 m. Bapak sudah rencanakan membagi untuk anak
dan isteri. Bapak ada duit tapi tidak dipegang. Artinya bapak menjadi hamba
duit, boleh saya bantu bapak untuk menyiapkan dari sekarang. Bapak tidak harus
menyerahkan seluruhnya cukup 30% saja disimpan di tempat saya untuk di
kelolala, nanti setelah bapak dipanggil tuhan semua warisan hak masing-masing
anak diterima utuh. Dana bapak yang 70% silakan dinikmati sekarang”
10.
Program
Inflasi Resiko) PIR
Closing interview
PPK (Program Penghasilan
Keluarga)
PPK minimal 5 kali income tahunan
RECRUITING
Sekarang kalau kembali ke Batam
kerjanya hanya mengurus group saja. Kalau mau jadi agent, anda harus
betul-betul recruit yang banyak.
Seni menjalankan bisnis
prudential
1. Visi
yang jelas. Sesuatu yang baik ada di depan anda. Sekarang setalah 10 tahun
jalankan prudential punya asset 10 m.
Punya ruko, rumah, vila dan punya Bank Perkreditan Rakyat. Sekarang
punya goal punya hard cash 10 m. Punya goal punya minimal 10 AM sebelum usia 50
tahun. Kenapa saya pengin punya cash 10 m. Bagaimana caranya bisa dapat 10 m
dalam waktu singkat. Buatlah goal apa yang ingin anda capai dalam waktu singkat
ini. Bagi anda yang ingin mendapakan sesuatu yang berbeda, anda harus melakukan
sesuatu yang berbeda dengan yang selama ini anda lakukan. Anda harus berubah.
Berubah itu tidak nyaman.
2. Leadership.
·
Character (karakter)
·
Competency (kemampuan)
·
Clarity (kejelasan)
·
Courage (keberanian)
·
Compassion (pelayanan)
·
Consistency (konsisten)
·
Coach
(pelatih)
Kalau saya
merekruit agent, saya seperti bus. Saya punya tujuan yang jelas, ada penumpang
saya naikkan ke bus, kalau tidak ada saya tetap berjalan menuju terminal tujuan
saya. Yang tidak mau naik bus, silakan turun. Prinsip saya agent tidak bekerja
saya tidak mati, saya tidak bekerja saya bisa mati. Yang penting anda harus
jalankan. Sebagai leader anda harus berani mengambil keputusan. Leader adalah
pelayanan, bukan untuk disuruh-suruh tapi melayani anda. Di bisnis ini tidak
ada yang bisa bekerja sendiri. Kita harus punya team. Kita harus konsisten, apa
yang dikatakan harus sesuai dengan yang dilakukan. Kita jual asuransi jual
kepercayaan, jadi leader juga harus konsisten. Kalau untuk coach tidak semua agent
tahan. Jadilah anda orang yang bertahan. Coach itu harus galak, itu benar anda
harus siap bertahan. Agent dan leader jangan terlalu arogan. Sukalah minta
maaf. Orang kaya jangan sombong karena orang kaya itu berasal dari orang
miskin. Orang gagal Cuma karena 2 soal, sombong dan minder. Kenapa orang barat
selalu mengatakan thank you dan sorry. Minta maaf itu tidak ada batas.
3. Berjiwa
Bisnis. Menjalankan bisnis prudential adan harus berjiwa binsis. Harus berani
menghadapi resiko. Saya waktu itu berani keluar uang 3 juta untuk pergi
training. Jangan selalu mengharap untung. Misalnya kita traktir orang makan,
tapi belum tentu orang itu beli dari kita.
4. Do
the Basic things correctly. Melakukan hal-hal yang sederhana dengan benar.
Bukan hebat dan tidak hebat tapi karena biasa dan tidak biasa.
5. Strong
action dan strong monitoring. 200 hari hijau. Di prudential hari kerja hanya
200 hari saja. Beri tanda hijau pada agenda hijau kalau anda melakukan
presentasi.
6. Doa.
Kalau kita kerja tanpa doa hasilnya biasa-biasa saja. Tapi kalau anda berdoa
hasilnya luar biasa
7. Tetap
semangat!
Recruiting cycle
Lead : Profile calon agen saya
5 vitals
·
Karakter – integritas
·
Nalar dan IQ
·
Dorongan akan keberhasilan
·
Eneri yang tinggi
·
Termotivasi dengan uang (sendu - senang duit)
Factor pendukung:
·
Jiwa kewirausahaan
·
Punya pasar
·
Stabil secara keuangan
·
Dukungan keluarga
·
Latar belakang pendidikan yang baik
PRA BOP
1. Interview.
Seperti mau merekruit karyawan kantor. Saya mau tahu 2 hal, attitude bagus dan
komitmen. Selainnya saya bisa bantu. Agen yang tidak mau ikut training, jangan
dilayani karena dia membebani anda. Tapi kalau dia mau training saya mau bantu
dia habis-habisan.
2. Market
survey – kartu diskon rumah sakit. Melatih mereka melakukan market survey. Lakukan role play. Contoh anda
ketemu siapapun “bu kalau kalau ada kartu diskon rumah sakit itu bagus tidak
bu? Ibu kalau ibu diajak kerjasama memasarkannya ibu mau gak?” Lalu salami
mereka dan diundang ke BOP. Dengan orang kerja. “pak sekarang kerja dimana?
Kalau bapak bekerja hasilnya dapat berapa tahun? Ah Cuma satu tahun... saya ada
pekerjaan kerja setahun gajinya 2 tahun, mau nggak”. Kapan ibu ada waktu saya
akan kasih tahu bagaimana cara kerjanya”. Ini baru cara pendekatan bukan pre
BOP. BEBAS PREMI, ini untuk orang yang sudah punya polis asuransi. Bu mau tidak
tidak perlu ke luar uang lagi untuk bayar premi, mau yah, kapan ibu ada waktu
saya kasih tahu caranya”. BISNIS ABADI. Kalau orang binsis dia bilang tidak ada
waktu itu karena dia belum tahu bisnis ini. Pak saya ada buka usaha baru, saya
lagi cari partner. Kalau bapak buka toko bapak dapat komisi 30%, bapak tidak
perlu ke luar modal. Katakan ini bisnis anda. PASSIVE INCOME. Satu agent satu
apartemen. Kalau agent tidak aktif, itu salah investasi. PENSIUN DITENTUKAN
SENDIRI. B u ada kesempatan kerja
dimana kita hanya bekerja selama 5 tahun setelah itu boleh pension dengan uang
yang banyak, ibu tertarik? Ibu kapan ibu ada waktu untuk interview, sabtu ini
bisa?. FLEXIBLE TIME. Bapak tertarik gak kalau ada pekerjaan yang bisa bekerja
dengan waktu sesuai dengan waktu anda, tertarik tidak? Kapan ada waktu untuk
interview. Ingat jangan katakan BOP supaya mereka tidak menyangka ini MLM.
JALAN-JALAN GRATIS. Bu tertarik bekerja dengan dapat perjalan gratis setiap
tahun ke luar negeri? PROMOSI NASIONAL. Bu mau tidak kalau kalau usaha ibu
setiap tahun dipromsikan di Koran terbesar nasional?
3. Tentang
komisi. Pembagian persentasi pribadi dan 2 AUM. Promosi UM 500 + 2 AUM X 500 =
1,5 M. Kekuatan agency tergantung pondasi. Anda pribadi harus star club.
Caranya 1 hari = 2 orang, 1 tahun pribadi = 200 juta, 1 minggu = 1 agent x 50=
50 agent, 1 tahun 6 key agent x @ 50 juta = 300 juta. Setiap tahun promosi 2
orang.
4. Jenjang
karir yang pasti (jual system) Tahun 1 agent, API 200 juta x 42% income 84 juta/tahun.
Tahun 1 AUM 6 agent @50 juta, API 200 JUTA X 42% komisi 84 juta (tahun 2). UM
di tahun ketiga. Setiap agent harus promosi setiap tahun. Yang paling menarik
adalah royalty 6 persen jika punya 10 AM punya passive income 675 juta
perbulan.
5. Ketik
proposal
6. Jelas
proposal (produk dalam proposal)
7. Isi
SPAJ
8. Minta
referensi
9. Tanyakan
kendala yang paling berat. Catat semua kendalanya. Halangan mereka apa? Kalau
dia ok baru saya buat komitmen. Lakukan seperti kita melakukan handling
objection.
10. Buat
goal
Dalam satu buah apple kita bisa
hitung bijinya, tapi sebuah biji apple akan menghasilkan berapa banyak apple
hanya tuhan yang tahu.
Speaker : Wiyanto - AM
Apa yang membedakan orang sukses
dan orang gagal? Bedanya Cuma satu, di mind set. Kesuksesan di awali oleh mind
set yang benar.
Pengalaman masa lalu sebelum
masuk prudential. Punya hutang yang sudah kelibatannya sampai kehidung. Tiap hari datang orang datang menagih utang,
supplier telepon krang-kring nagih hutang. Kemudian bertemu prudential saya
lihat ada kesempatan bisa cepat melunasi hutang. Jangan mengharap sama orang
untuk membantu, jangan harap pada teman. Sekalipun terkapar tetap terus
berharap saya naik ke atas. Anda harus punya mindset untuk sukses. Orang yang
sehat mempunyai mind set sudah benar, sikap dan action anda pasti benar.
Jenjang Karir
Agen income 5 juta
AUM income 10 juta
UM income 20 juta
SUM income 40 juta
AM income 100 juta
Orang sukses mempunyai latar
belakang berbeda, tapi mereka mempunyai mindset yang sama. Kalau mindset sudah
benar. Contoh pak Damai, dengan usia dan punya bisnis seperti itu masih mau
bekerja sampai larut malam karena visinya untuk punya 10 AM. Dia punya pola
berfikir sukses.
Sistem prudential mengatakan 4-5
tahun punya penghasilan 100 juta/bulan. Ada orang yang mempunya target dapat
penghasilan 100/bulan dalam waktu 3 tahun, mindsetnya berubah, actionnya
berubah. Contoh ada orang takut sama kecoa pada hal dia jauh lebih besar dari
kecoa. Selama bilievenya tidak dibereskan mindsetnya juga tidak bisa
dibetulkan. Ada sudah ada di kapal yang
benar, masalahnya apakah anda bisa menyeleraskan mindset anda dengan system
yang ada di prudential.
Agent
Menurut anda pendapatan berapa
yang ingin dapatkan setiap bulannya? Kalau berjualan maksimal berapa yang bisa
anda lakukan. Kalaupun anda bisa hebat bisa mencapai PCC sebagai agent setiap
tahun, sampai berapa lama anda kuat. Bisnis ini diciptakan sebagai bisnis
jaringan. Anda mendapatkan income dari seluruh agent yang ada di dalam group
anda. Awal karir di Prudential adalah Unit Manager (UM). Kalau begitu
merekruitnya harus dari sekarang. Jangan hanya naik UM paspasan, tahun kedua
agentnya tidak jalan dan dia kembali kerja keras seperti agent dia hanya menang
jabatan saja.
Setiap tahun mencetak leader
baru. Yang sekarang posisi masih sebagai agent harus jadi UM. Investasikan
waktu tidak hanya untuk jualan tapi juga untuk recruit.
Action Plan
Ada tiga tipe UM, UM kurus, UM
sedang dan UM gemuk. Kalau mau jadi UM gemuk. Pastikan setiap bulan punya API
40 juta supaya dapat Star Club. Caranya bagaimana tanya leadernya. Kalau tidak
dapat empat puluh juta. Kalau hal ini tidak tercapai, bagaimana? Anda tetap
jadi UM tapi UM kere. Yang namanya gratis biasanya diabaikan oleh manusia. Coba
seminar ini gratis pasti setengah dari anda pasti tidak datang. Tapi kalau anda
berhasil anda jadi Star Club dan anda pergi ke Roma. Kalau mau benar-benar
ingin capai Roma, minimal close 40 juta/bulan. Recruit 4 agent setiap bulan.
Kalau ada agent yang tidak serious, tidak mau datang training, tinggalkan. Cari
agent yang benar-benar mau ikut system. Mereka siap untuk dibantu menjadi UM
tahun depan. Kalau teman-teman buka toko baru tapi tidak ramai, dan sudah diusahakan
untuk direnovasi dan di rubah tapi tidak ramai juga, akhirnya tutup saja.
Keberhasilan teman-teman di
Prudential dimulai dengan penyesuaian mind set. Makanya di BOP yang dilakukan
adalah pencerahaan mindset. Ada orang-orang yang dari kecil yang diberi mindset
yang salah hingga dewasa dia tidak bisa berkembang.
Eddy Wijaya – SAM
Sangat bagus sekali kalau ada
agent yang mau menginvestasikan waktu dan uang. Eddy awalnya berkenalan dengan prudential melalui
agent tempat isteri membeli asuransi. Suami/isteri bekerja. Isteri sebagai
auditor dan Eddy di bidang IT. Ada teman yang mengatakan ada teman yang punya
penghasilan 100 juta sebulan. Akhirnya datang ke BOP dan isteri yang lebih
duluan mulai. Setelah dalam 1 bulan isteri langsung full time. Setelah
menjalankan income luar biasa, dalam 1,5 tahun incomenya sudah hampir 30 juta.
Kemudian kata isteri, dulu kamu yang minta saya jalankan sekarang bisnisnya
sudah bagus, sekarang giliran kamu yang ikut. Akhir 2004 Eddy juga mengunduran
diri walau pada saat itu dalam posisi yang sangat bagus. Pada tahun 2004
prudential dalam status pailit itu suatu kondisi berat. Nasabah berhenti
menabung, otomatis komisi berhenti. Luar biasanya prudential memberikan
pinjaman komisi kepada semua agent. Dananya ditransfer dari Hong Kong.
Kalau di prudential kami menjalankan
berdua. Nama yang terdaftar atas nama Eddy sedangkan isteri sebagai manager.
Bagi yang berpasangan juga melakukan penjualan pribadi minimum Star Club. Ada
dua type orang di dunia ini. Satu calon nasabah dan satu lagi calon agent.
Kalau mereka tidak cocok untuk menjadi pembeli kita tawarkan menjadi agent.
Kita juga belajar bagaiman bisa dapat API satu milyar. Tahun 2009 mencapai API
1,1 milyar dan 2010 mencapi API 1,8 milyar. Meraih President Club unit jauh
lebih sulit dari PC agent. Tahun lalu mereka dapat kedua-duanya.
How to get big money
from selling?
Kita harus punya hubungan yang
baik dengan calon prospek. Tapi bukan satu-satunya hal yang penting. Kita
sering menjaul kepada nasabah yang ada sudah punya polis tetapi mereka membeli
asuransi dengan API yang rendah. Untuk bisa menjual kita harus punya rasa
percaya diri (PD). Apa yang membedakan antara orang yang membuat orang
menawarkan nilai tabungan rendah dengan yang nilainya lebih tinggi? Apakah yang
membuat anda menawarkan jumlah premi rendah? Padahal kebutuhan dan kemampuannya
lebih tinggi dari itu. Bagaimana kita bisa menggali kemampuan orang. Bagaimana
melakukan fact finding, bagaimana kita memancing mengetahui kemampaun menabung
seseorang. Kalau orang yang punya uang, mereka juga mempunyai pengetahuan yang
bagus tentang keuangan. Contoh BCA/CITIBANK, bank asing ada klien biasa,
Citigold, Private Banking. Citigold minimum deposito Rp. 500 juta. Private
Banking minimum deposito Rp. 2,5 milyar. Pemilik mobil mewah import adalah
market yang paling bagus untuk case-case besar.
Kalau kita ke dokter, kita pilih
dokter yang mana? Dokter yang langsung memberikan obat atau dokter yang
memeriksa kondisi tubuh terlebih dahulu. Bagaimana dengan anda sebagai agent?
Kalau anda type sodorkan proposal Rp. 500 ribu.
FINANCIAL LITERACY
(melek keuangan)
How to earn, save and grow money.
3 tingkat melek keuangan
1. Investment
Know How
2. Financial
Planning
3. Basic
Money
Dimana anda sekarang? Catatkan
kekayaan (balance sheet)
Kita bisa bertindak sebagai financial
consulltan bagi tertanggung. Kita menghitung nilai asset mereka. Asset liquid,
hutang, posisi net asset mereka.
Cash flow management. Arus uang
orang rata-rata. Penghasilan 2 juta pengeluaran 2 juta saving o (nol). Arus
uang orang kelas menengah. Kita bisa juga meminta nasabah untuk melakukan
pencatatan asset, penghasilan dan pengeluaran mereka.
SELLING IDEAS
Pengelolaan uang. Benar atau
salah pernyataan ini. Tabungan = penghasilan-pengeluaran. Contoh, kalau kita
punya income 10 juta, pengeluaran 8 juta, tabungan 2 juta. Pernyataan yang
benar adalah. Tipe A pendapatan langsung diambil untuk belanja dan sisisanya
ditabung. Tipe B, income langsung keluarkan 2 juta kemudian baru digunakan
untuk belanja. Intinya kita mengenal kepada mereka. Kalau mereka punya income
maka yang perlu dikeluarkan adalah menabung dulu. Kalau menjual lakukan dengan
cara yang paling simple sehingga mudah diterima.
Pak Siap vs pak Telat.
Buatkan table perbandingan antara
menabung lebih awal dengan menunda. Tahun lalu Eddy closing dengan API 1,1 m.
How to sell? Businessnya tambah lama tambah maju. Selama 5 tahun kekayaannya
naik pesat sekali. Sudah beberapa tahun lalu mampir ke rumahnya. Selama ini dia
tidak mau medical check up. Satu saat dia punya inisiatif medical check up
sendiri. Waktu itu ditawarkan UP 30-40 milyar supaya nilainya terasa besar buat
dia. Akhirnya dia setuju untuk dibuatkan UP 30 milyar dan bayarnya 4 milyar.
Jualan dari sisi U.P. simple sekali. Produk PAA single premium. Ada teman orang
kaya tapi dilapse olehnya. Eddy katakan, “kamu bilangin sama anak lu, kalau anak lu sakit gue
gak mau membantu. Kenapa tanyanya. Abis asuransi lu sendiri di matiin, gaya hidup glamour semua barang lu mahal beli,
kan kondisi keuangan lu kan ga selalu bagus”. Jadi seharusnya gue harus menabung berapa? Katanya.
Salah satu kunci untuk
menyakinkan klien besar adalah certifikat CFP (certified financial planner)
atau minimal Registered Financial Planner (RFP).
Klient harus mempunyai trust
kepada kita. Makanya disarankan agar kita memulai bisnis ini dengan ring 1 dan
ring 2. Kita sebaiknya tidak melompati selling process.
Jualan mengenai Uang Pertanggung.
Yang paling gampang adalah UP meninggal, CC. Contoh, tahun 2005 nasabah sudah
punya UP 200 juta. Kita datang minta mereka untuk menaikkan UP. Pak, kalau
sekarang ini biaya perawatan jantung sangat mahal 400 juta. Kita perlu
sesuaikan up bapak. Pendekatan berikutnya, pendekatan biaya. Kalau nasabah
sudah punya Up 500 juta, sudah cukup tinggi. Contoh, nasabah usia 30 tahun up 500
juta. Daya beli. Aturan 72/x tahun dia menjadi double. Dengan inflasi 2% dalam
10 tahun menjadi double. Up bapak sama 500 juta, 10 tahun lagi nilainya sama
dengan 250 juta, 20 tahun lagi nilai tinggal hanya 125 juta saja. Konsep ini
bisa ditawarkan kepada seluruh klien lama. Katakan, “pak saya baru saja belajar
mengenai financial planning, dimana nilai up bapak 10 tahun lagi turun menjadi
setengahnya 10. Dengan asumsi bunga 7,2% . 72/x% = z tahun (value akan double).
Contoh aplikasi: dengan bunga 7,2%, berapa nilai uang 200 juta 10 tahun dan 20
tahun kemudian?”
72/7,2% = 10 tahun (value akan
double)
Income Protection
Pencari nafkah adalah penghasil
income untuk keluarga. Apabila pencari nafkah mengelami musibah, maka income
akan hilang. Apakah bapak tertarik dengan program yang dapat menjamin income
yang dari bapak bila pencari nafkah mengalami musibah?
Proteksi income = income/bunga
deposito
Untuk memudahkan anggap bunga
deposito 10%
=Income/10%
=100 juta/10%
= Rp. 1 milyar
Produk ini bagusnya masuk pakai
PAA.
Sering juga kepada orang yang
punya duit banyak. Biasanya dia tidak perlu lagi beli produk asuransi karena
uangnya sudah banyak. Yang kita lakukan adalah konsep PROTEKSI ASET. Bagaimana
caranya?
Contoh pak Hadi, dia selalu tidak
mau beli asuransi karena semuanya sudah ada.” Pak Hadi, sekarang ada program
baru dari prudential. Bapak sudah punya rumah, mobil, deposito. Misalnya bapak
sudah punya asset 5 milyar. Kalau terjadi menyakit kritis, bapak akan ambil
deposito bapak, kalau tidak cukup jual mobil bahkan mungkin sampai jual rumah.
Produk prudential yang baru ini bapak bisa membangun asset (cermin) baru dengan
nilai sama 5 milyar. Kalau terjadi musibah bapak tidak menggunakan asset yang
ada tapi asset yang dijaminkan di prudential. Bagus tidak pak?” Produk PAA
dengan up CC. Kalau UPnya tinggi, produk ini harus diback up dengan fixed asset
bapak yang lain. Kalau UP di atas 4 milyar perlu bukti asset yang lain.
Estate Planning
Contoh, usia prospek sudah 60
tahun. “Bapak dari muda sampai sekarang sudah mengumpulkan banyak asset.
Misalnya sekarang sudah punya asset 10 milyar. Pak, asset yang bapak kumpulkan
ini untuk siapa pak? Zaman dulu, kalau punya asset 1 milyar orang tidak berani
pakai karena dijaga untuk diturunkan kepada anaknya, demikian seterusnya.
Sekarang pak, bapak bisa dari sekarang dibagi warisan terlebih dahulu. Dana ini
bisa diambilkan setelah bapak meninggal. Masing-masing anak sudah dibagi. Anak
pertama bapak alokasikan 3 milyar, anak kedua
3 milyar sisanya bapak bisa pakai untuk menikmati hari tua.
Single premium 1 milyar = 100 juta beli up 1 milyar. 900
juta diinvestasikan. Teknik jualan kepada orang yang usianya sudah tua.
Kalau klien mempunyai beberapa
alasan dan tidak tetarik menarik proposal kita, jangan berdebat yang penting
jaga hubungan atau suruh ambil yang kecil saja dulu supaya tetap ada hubungan.
Kalau klien mengatakan bahwa dia bisa mengelola uang lebih baik dari
investasi.” Pak, bapak sisihkan saja sedikit di tempat kami, sebagai uang lupa
saja”
Investasi apa yang baik untuk
saya? Jawabannya tergantung 3 faktor berikut:
1. Tujuan
investasi
2. Jangka
waktu investasi
3. Profil
resiko
Golden rule of investment:
High risk = high return
Low risk = low return
Contoh. Prospek janda usia 6o tahun punya deposito 1 milyar, apa yang
bisa ditawarkan. Jangan tawarkan semuanya masuk PIA. Cukup sarankan ambil 10%
saja.
Kalau ada orang yang membandingkan hasil investasi PIA dengan Reksa
Dana. Buku Jangan Beli Unit Link. Jawaban yang lebih elegan adalah “ tujuan
keuangan ada tiga, short term, medium dan long term. Short term 1-3 tahun,
medium 5 tahun dan long term diatas 10 tahun. Unit link cocok untuk long term.
Katakan bahwa kalau beli unit link untuk jangka pendek betul jangan beli unit
link, tapi untuk jangka panjang belilah unit link. Ada umbrella fund, switching
dari Cash Fund, ke Equity Fund, Managed Fund.
Saya tidak cocok dengan unit link. Kalau bapak kebutuhan tabungan
jangka pendek, jangan beli unit link.
Pru Smart Gathering XII
Agnes Sawitri RADD
Prudential Pusat
Bulan September tahun ke 15 di
Prudential Indonesia dan tahun ini Prudential Indonesia memasuki tahun ke 16.
Dari 45 perusahaan asuransi di Indonesia Prudential berhasil mempertahankan
posisi nomor satu. CEO mengatakan bahwa branding perusahaan kita sangat kuat
sekali. Kalau ditanya asuransi jiwa orang akan mengatakan prudential. Kedua,
produk kita adalah produk yang paling banyak diminati oleh penduduk Indonesia.
Image produk adalah tanggung jawab kita bersama. Kita harus manfaatkan momentum
yang luar biasa, image dan produk yang luar biasa. Kekuatan ketiga adalah
kekuatan agency force kita. Competitor heran bagaimana kita begitu mudah
merekrut agent. Itu karena image kita. Dari pada merekrut agent prudential
lebih baik masuk dan jadi leader di prudential saja. Karyawan sekarang 1,200
orang menempati 13 lantai. Kekuatan ke empat. Kekuatan financial yang sangat
bagus. Tanggal 14 ada road show. 2,100 orang yang akan berangkat ke Paris bulan
May, akan membatikkan kota Paris.
SUKSES UNTUK KITA SEMUA
No comments:
Post a Comment